0
Terkini
    Home Berita Featured Pendidikan Spesial

    Siswa SMK Diajak Belajar Langsung dari Ajang Balap Internasional di Mandalika - Koran Jakarta

    3 min read

     

    Siswa SMK Diajak Belajar Langsung dari Ajang Balap Internasional di Mandalika

    JAKARTA— PT Pertamina Lubricants mendorong pengembangan talenta vokasi melalui pengalaman industri nyata dengan mengajak siswa dan guru dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyaksikan langsung ajang GT World Challenge Asia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.

    Kegiatan yang berlangsung pada 8 Mei 2026 itu tidak sekadar memberikan kesempatan menonton balapan internasional, tetapi juga membuka akses bagi para peserta untuk mempelajari langsung operasional industri motorsport profesional.

    Para siswa dan guru yang terlibat berasal dari sejumlah sekolah, yakni SMKN 2 Medan, SMKN 1 Talaga, SMKN 3 Salatiga, SMK Nusawungu, dan SMK Semen Gresik. Selama berada di Mandalika, mereka diajak mengamati berbagai aspek teknis di balik penyelenggaraan balapan, mulai dari suasana paddock, persiapan tim, hingga mengikuti garage tour di Garage 75 yang menurunkan pembalap nasional Sean Gelael, serta tim Lamborghini Squadra Corse.

    Siswa SMK Diajak Belajar Langsung dari Ajang Balap Internasional di MandalikaDoc: Pertamina Lubricants

    Ket. Para siswa SMK sedang mengamati langsung GT World Challenge Asia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. Pertamina Lubricants mengajak siswa dan guru SMK menyaksikan langsung GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika sebagai upaya pengembangan talenta vokasi melalui pengalaman industri motorsport internasional.

    Melalui pengalaman tersebut, para peserta dapat melihat secara langsung bagaimana koordinasi teknis, disiplin kerja, serta standar profesionalisme diterapkan dalam tim balap internasional.

    Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, mengatakan pengalaman nyata seperti ini menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi generasi muda, khususnya siswa pendidikan vokasi.

    “Kami percaya pengembangan talenta muda harus dibangun melalui pengalaman nyata dan akses terhadap industri profesional. Kesempatan ini menjadi bagian dari komitmen keberlanjutan Pertamina Lubricants dalam mendukung pendidikan vokasi serta peningkatan kompetensi generasi muda,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Jumat (8/5).

    Program ini merupakan bagian dari inisiatif community involvement and development (CID) Pertamina Lubricants melalui program Enduro Home Service, yang dirancang untuk mendorong lahirnya generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja.

    Melalui program tersebut, perusahaan berupaya membangun pola pikir siswa agar lebih percaya diri terhadap peluang yang dimiliki, mendorong kemandirian, serta memotivasi mereka untuk berani bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik.

    Sebelum mengikuti rangkaian kegiatan di Mandalika, para siswa terlebih dahulu mengikuti Enduro Skill Contest, kompetisi yang dirancang untuk menguji kemampuan teknis, keterampilan komunikasi, hingga mental kewirausahaan.

    Salah satu peserta, Ruisa Ripka dari SMK Semen Gresik, mengaku pengalaman tersebut memberikan motivasi baru baginya untuk terus berkembang.“Kegiatan ini membuat kami semakin termotivasi untuk belajar dan berkembang. Kami bisa melihat langsung bagaimana standar profesional diterapkan di dunia industri dan motorsport internasional. Momen ini memberikan kami inspirasi untuk terus mengejar cita-cita kami,” tuturnya.

    Tak hanya melibatkan peserta kompetisi, Pertamina Lubricants juga mengajak sekitar 250 siswa dari SMK binaan di Kopang, Lombok, untuk menyaksikan langsung seluruh rangkaian balapan GT World Challenge Asia 2026. Langkah ini dinilai sebagai upaya perusahaan memperluas akses pembelajaran berbasis pengalaman industri bagi pelajar vokasi di berbagai daerah.

    Saat ini, Pertamina Lubricants tercatat telah membina 55 SMK yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program pembinaan tersebut menjadi bagian dari implementasi komitmen environment, social, and governance (ESG) perusahaan, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 4, yakni pendidikan berkualitas.

    Melalui pendekatan yang menghubungkan dunia pendidikan dengan industri profesional, Pertamina Lubricants berharap dapat mencetak lulusan vokasi yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kesiapan mental dan wawasan industri yang kuat untuk menghadapi persaingan dunia kerja.

    Komentar
    Additional JS