Waspada! Kasus Virus Hanta Kapal Pesiar Naik, Terbukti Menular Antarmanusia - inikata
Waspada! Kasus Virus Hanta Kapal Pesiar Naik, Terbukti Menular Antarmanusia
6 Mei 2026 23.37 18 dibaca
Dinda Aulia Rahman
Author
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan adanya temuan satu kasus baru infeksi virus Hanta yang teridentifikasi di wilayah Swiss dan berasal dari penumpang kapal pesiar MV Hondius. Hingga hari Rabu (6/5/2026), tercatat ada delapan kasus suspek virus Hanta dengan tiga di antaranya telah resmi dikonfirmasi melalui serangkaian pengujian di laboratorium.
Kasus tambahan di Swiss ini diketahui setelah seorang penumpang memeriksakan kondisi kesehatannya di rumah sakit Zurich dan saat ini pasien tersebut masih dalam perawatan intensif. Berdasarkan International Health Regulations (IHR), WHO kini bekerja sama dengan berbagai negara terkait untuk melakukan pelacakan kontak internasional guna memantau mereka yang berpotensi terpapar sekaligus membatasi penyebaran penyakit lebih lanjut.
Data Kasus Virus Hanta Kapal MV Hondius
| Kategori Kasus | Jumlah Kasus | Status Konfirmasi |
|---|---|---|
| Kasus Suspek | 8 | Menunggu/Proses Laboratorium |
| Kasus Terkonfirmasi | 3 | Positif Hasil Uji Laboratorium |
WHO mengungkapkan bahwa jenis varian virus Hanta yang terdeteksi dalam kasus ini adalah Andes hantavirus berdasarkan hasil pemeriksaan dari National Institute for Communicable Diseases (NICD) Afrika Selatan serta Geneva University Hospitals (HUG). Otoritas kesehatan di Afrika menyatakan bahwa varian Andes ini memiliki kemampuan menular antarmanusia, yang ditemukan pada dua penumpang di kapal pesiar pusat wabah tersebut.
Secara umum, virus ini menyebar melalui perantara hewan pengerat dan dalam beberapa kondisi langka dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak yang sangat dekat. Para ahli menjelaskan bahwa penularan antarmanusia biasanya bersifat terbatas karena hanya terjadi lewat interaksi fisik yang intim seperti berbagi tempat tidur atau mengonsumsi makanan yang sama.
World Health Organization juga menegaskan bahwa virus Andes merupakan salah satu jenis spesifik hantavirus yang banyak ditemukan di kawasan Amerika Selatan, khususnya negara Argentina dan Chili. Proses penanganan wabah ini juga melibatkan dukungan penting dari Institut Pasteur Dakar di Senegal serta Administración Nacional de Laboratorios e Institutos de Salud (ANLIS Malbrán) di Argentina.
Pihak WHO berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan negara-negara terkait guna memastikan pasien, kontak erat, penumpang, hingga awak kapal mendapatkan informasi dan dukungan yang diperlukan. Langkah ini diambil secara serius sebagai upaya bersama dalam menjamin keamanan kesehatan publik serta mencegah perluasan jangkauan penyebaran virus tersebut di masa mendatang.

Dinda Aulia Rahman
Penulis berita gaya hidup dan tren digital yang aktif mengangkat isu keluarga, parenting, kebijakan publik yang sering mengangkat topik BPJS, bansos, dan kesejahteraan masyarakat.