Bandara Paling Sibuk di Dunia Ini Bakal Ditutup Permanen pada 2035, Ini Alasannya - Kompas
Bandara Paling Sibuk di Dunia Ini Bakal Ditutup Permanen pada 2035, Ini Alasannya
KOMPAS.com - Bandara Internasional Dubai akan ditutup secara permanen pada 2035 seiring rencana pemindahan seluruh operasi penerbangan ke Bandara Internasional Al Maktoum.
Adapun Bandara Internasional Dubai selama ini dikenal sebagai salah satu bandara paling sibuk di dunia untuk penerbangan internasional.
Seluruh penerbangan dan layanan di Bandara Internasional Dubai, termasuk operasional maskapai Emirates, akan dipindahkan ke Bandara Internasional Al Maktoum atau Dubai World Central.
Baca juga: Drone Diduga dari Iran Serang Konsulat AS di Dubai, Ini Dampaknya
Bandara baru tersebut berlokasi sekitar 32 kilometer di barat daya pusat kota Dubai, sebagaimana dilaporkan surat kabar Inggris The Mirror.
Bedah Kekuatan Grup A Piala Dunia 2026, Meksiko Diganggu Kuda Hitam
CEO Dubai Airports Paul Griffiths mengatakan, pengelolaan dua pusat penerbangan berskala besar dalam radius kurang dari 70 kilometer dinilai tidak layak secara operasional.
Keputusan ini menjadi bagian dari proyek perluasan Bandara Internasional Al Maktoum senilai 34,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 630 triliun.
Proyek tersebut dilakukan karena Bandara Internasional Dubai disebut telah mencapai kapasitas maksimal, sebagaimana dilaporkan The Sun.
Setelah rampung, Bandara Internasional Al Maktoum akan memiliki ukuran lima kali lebih besar dibandingkan Bandara Internasional Dubai.
Bandara baru ini ditargetkan mampu melayani hingga 260 juta penumpang per tahun.
Bandara Internasional Al Maktoum juga akan dilengkapi lima landasan pacu dan hingga 400 gerbang pesawat.
Baca juga: Benarkah Mobil di Dubai Bebas Pajak Seumur Hidup? Ini Negara yang Bebaskan Pajak untuk Warganya
Kapasitas tersebut membuat proyek ini disebut sebagai salah satu proyek bandara terbesar di dunia.
Bandara Internasional Dubai sendiri mulai beroperasi pada 1960 dan terus menjadi pusat penerbangan penting di kawasan Timur Tengah.
Menurut data perusahaan penerbangan Inggris OAG, Bandara Internasional Dubai mempertahankan posisinya sebagai bandara internasional tersibuk di dunia pada 2025 dengan 62,4 juta kursi internasional.
Jumlah tersebut meningkat 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Bandara ini menjadi hub utama bagi Emirates dan melayani hampir 100 maskapai lain.
Penerbangan dari Bandara Internasional Dubai menjangkau lebih dari 240 destinasi di enam benua.
Selain menjadi pusat penerbangan, Bandara Internasional Dubai juga dikenal memiliki berbagai fasilitas penunjang bagi penumpang.
Fasilitas tersebut meliputi taman zen, kolam renang luar ruangan, pusat kebugaran, bioskop, pilihan tempat makan, hingga hotel bintang lima.
Baca juga: Kopi Termahal di Dunia Dijual di Dubai, Hampir Rp 16,6 Juta per Cangkir
Penutupan Bandara Internasional Dubai pada 2035 akan menjadi salah satu perubahan besar dalam peta penerbangan global.
Dubai akan memusatkan layanan penerbangannya di Bandara Internasional Al Maktoum sebagai hub baru dengan kapasitas jauh lebih besar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Kepastian Iran di Piala Dunia AS Akhirnya Terjawab