Gempa M 7,7 Filipina Berpotensi Tsunami, 25 Wilayah RI Siaga dan Waspada - Jakarta Kota
Gempa M 7,7 Filipina Berpotensi Tsunami, 25 Wilayah RI Siaga dan Waspada - Jakarta Kota

JAKARTA KOTA - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang pantai selatan Mindanao, Filipina pada Senin (8/6/2026) pukul 06.37 WIB, memicu alarm bahaya di tanah air.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami untuk 25 wilayah di Indonesia.
Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di laut pada kedalaman 47 km, berjarak 244 km arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.
Gempa dangkal ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Baca Juga: Prediksi Juara Akurat Sejak 2010, EA Sports Ramal Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
"Hasil pemodelan menunjukkan adanya potensi tsunami yang mengancam puluhan wilayah di Indonesia," ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangan tertulisnya.
BMKG membagi wilayah terdampak ke dalam dua status ancaman:
• Status SIAGA: Meliputi Minahasa, Bolaangmongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Kepulauan Minahasa, Toli-toli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota Bitung.
• Status WASPADA: Meliputi Kota Tidore, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Minahasa Selatan, Kota Bontang, dan Berau.
Hingga pukul 07.00 WIB, BMKG mencatat telah terjadi satu kali gempa susulan (aftershock) yang cukup kuat dengan magnitudo M 6,7.
Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan evakuasi dari BPBD setempat.***




