Hasil Monitoring BMKG Ada 130 Gempa Bumi Susulan di Sulut hingga Selasa 9 Juni 2026 Pagi - Tribunnews
Hasil Monitoring BMKG Ada 130 Gempa Bumi Susulan di Sulut hingga Selasa 9 Juni 2026 Pagi
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi susulan sejak diguncang magnitudo 7,7 di Sangihe, Sulawesi Utara pada Senin (8/6/2026).
- Berdasarkan info BMKG gempa bumi hingga Selasa 9 Juni pukul 09.00 WITA sudah terjadi sebanyak 130 kali..
- Gempa bumi terbaru berkekuatan magnitudo 4,0..
TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi susulan hingga saat ini masih terus terjadi di wilayah Sulawesi Utara hingga Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Selasa 9 Juni 2026 pukul 09.00 WITA, hasil monitoring menunjukan adanya 130 aktivitas gempa bumi susulan (1 gempa bumi dirasakan masyarakat) dengan magnitudo terbesar 6,7 dan terkecil 3,5.
Gempa bumi yang berpusat di wilayah Mindanao, Filipina diguncang gempabumi tektonik M 7,7 akibat aktivitas sesar aktif dan berdampak ke Indonesia pada sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan sekitarnya.
Jarak Kepulauan Sangihe ke Kota Manado sekitar 248 kilometer.
Gempa bumi terbaru yang melanda wilayah Sulawesi Utara terjadi pukul 10.21 WITA dengan kekuatan magnitudo 4,0.
Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer.
Lokasi pusat gempa berada dititik koordinat 5.28 lintang utara, 125.40 bujur timur.
Gempa laut berjarak 185 km barat laut Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara.
Berikut info yang dibagikan BMKG.
"Gempa Mag:4.0, 09-Jun-2026 10:21:05WIB, Lok:5.28LU, 125.40BT (185 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT), Kedlmn:10 Km.
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan,
sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data" dikutip X BMKG.
Baca juga: Update Info Cuaca Tempat Wisata Sulut Selasa 9 Juni 2026, Ini Daftar Lokasi yang Diprediksi Hujan
Tindakan Saat Terjadi Gempa Bumi
1. Jika Anda Berada di Dalam Bangunan
Lindungi kepala dan badan Anda dari reruntuhan bangunan (dengan bersembunyi di bawah meja, dll.)
Mencari tempat yang paling aman dari reruntuhan goncangan;
Berlari keluar apabila masih dapat dilakukan.
2. Jika Berada di luar Bangunan atau Area Terbuka
Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda (seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll.)
Perhatikan tempat Anda berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.
3. Jika Anda Sedang Mengendarai Mobil
Keluar, turun, dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran;
Perhatikan tempat Anda berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.
4. Jika Anda Tinggal atau Berada di Pantai
Jauhi pantai untuk menghindari terjadinya tsunami.
5. Jika Anda Tinggal di Daerah Pegunungan
Apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Berikut Penjelasan Lengkap Mengenai skala MMI
Skala MMI I-II
TIDAK DIRASAKAN (Not Felt) Tidak dirasakan atau dirasakan hanya oleh beberapa orang tetapi terekam oleh alat.
Skala MMI III-V
Dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan.
Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.
Skala MMI VI
KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage) Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah dan sebagian berjatuhan.
Skala MMI VII-VIII
KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage) Banyak Retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah.
Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh.
Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang.
Skala MMI IX-XII
KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage) Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh.
Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung. (*)
(TribunManado.co.id/Gle)
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini