Pesawat Alami Kendala Teknis, Jamaah Haji Kloter KJT-04 Akhirnya Pulang dengan Aman - Republika
Pesawat Alami Kendala Teknis, Jamaah Haji Kloter KJT-04 Akhirnya Pulang dengan Aman
Keselamatan jamaah menjadi prioritas utama dalam penanganan kendala teknis pesawat.
ANTARA FOTO/Ardiansyah Jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama debarkasi Lampung tiba di Asrama Haji Lampung, Lampung, Sabtu (6/6/2026). Sebanyak 439 haji asal Kota Bandar Lampung tiba di tanah air usai menunaikan rangkaian ibadah haji 1447 H.

Oleh: Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan seluruh jamaah haji yang tergabung dalam Kloter KJT-04 telah melanjutkan perjalanan pulang ke Tanah Air dengan aman setelah pesawat yang melayani penerbangan mereka mengalami kendala teknis sebelum keberangkatan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, menjelaskan pesawat Saudia Airlines nomor penerbangan SV-5288 yang dijadwalkan melayani kepulangan jamaah Kloter KJT-04 semula direncanakan lepas landas pada Kamis (4/6/2026) pukul 18.50 Waktu Arab Saudi.
Namun, sebelum penerbangan dilakukan, terdeteksi kendala teknis yang menyebabkan pesawat belum dapat diberangkatkan sesuai jadwal. Demi menjaga keselamatan penerbangan, maskapai melakukan penundaan untuk memastikan seluruh proses pemeriksaan dan penanganan teknis dilakukan secara menyeluruh.
"Kami menegaskan keselamatan jamaah merupakan prioritas utama. Karena itu, setiap prosedur pemeriksaan dan penanganan teknis harus dipastikan selesai sebelum pesawat diizinkan terbang," ujar Ichsan di Madinah, Jumat (5/6/2026).
Setelah proses penanganan teknis selesai dilakukan oleh pihak maskapai, pesawat berhasil diberangkatkan pada pukul 02.19 Waktu Arab Saudi. Seluruh jamaah Kloter KJT-04 dapat melanjutkan perjalanan dalam kondisi aman.
"Alhamdulillah, seluruh jamaah dapat diberangkatkan dengan aman dan penerbangan berlangsung lancar. Kami terus mengawal proses kepulangan jamaah agar aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas," katanya.
Halaman 2 / 2
Selama proses penanganan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan otoritas bandara. Koordinasi dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada jamaah tetap terpenuhi selama menunggu proses keberangkatan.
Ichsan mengatakan, Kemenhaj mendorong maskapai penerbangan untuk memperkuat pemeriksaan teknis armada sejak lebih awal sebelum jadwal keberangkatan. Langkah ini penting agar potensi kendala dapat diantisipasi lebih dini dan tidak berdampak pada kelancaran jadwal kepulangan jamaah haji Indonesia.
"Kami mendorong maskapai untuk memastikan kesiapan teknis pesawat sejak awal, jauh sebelum jadwal keberangkatan. Dengan pemeriksaan yang lebih dini dan menyeluruh, potensi kendala dapat diminimalkan sehingga proses kepulangan jamaah berjalan lebih tepat waktu, aman, dan lancar," ujar Ichsan.
Kemenhaj, lanjut Ichsan, akan terus mengawal seluruh tahapan kepulangan jamaah haji Indonesia dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk maskapai dan otoritas bandara, guna memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan lancar.
"Yang terpenting, seluruh jamaah dapat melanjutkan perjalanan dan kembali ke Tanah Air dengan selamat. Kami akan terus memastikan layanan kepulangan jamaah berjalan dengan baik," katanya.
sumber : MCH 2026
Berita Terkait
Jamaah Haji Perempuan Lebih Banyak, Amirul Hajj Usulkan Tambah Toilet di Armuzna
Ihram - 07 June 2026, 08:12
Penyandang Tunanetra Apresiasi Layanan Haji 2026, Harapkan Regulasi Disabilitas Diimplementasikan
Ihram - 06 June 2026, 09:07
Menabung Bertahap dan Dana Kelolaan yang Aman, Dua Penopang Keberlanjutan Haji Indonesia
Ihram - 05 June 2026, 19:41
Menghadirkan Haji yang Ramah bagi Lansia, dari Fasilitas hingga Pendampingan
Ihram - 05 June 2026, 18:56
Regulasi Arab Saudi Berubah, Layanan Kesehatan Haji Indonesia Hadapi Tantangan
Dailynews - 05 June 2026, 18:30