0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Haji Spesial

    Pesawat Haji Garuda Delay Berjam-jam, Dahnil Minta Ada Kompensasi untuk Jamaah - Republika

    6 min read

     

    Pesawat Haji Garuda Delay Berjam-jam, Dahnil Minta Ada Kompensasi untuk Jamaah

    Maskapai dapat berkoordinasi langsung dengan pihak Kementerian Haji dan Umrah.

    Rep: Fernan Rahadi

    ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra Jamaah calon haji Embarkasi Padang menaiki pesawat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (3/5/2025). Sebanyak 423 calon haji tergabung dalam kloter pertama Embarkasi Padang diberangkatkan ke tanah suci dengan maskapai Lion Air.

    REPUBLIKA.CO.ID,JEDDAH — Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjutak menegur maskapai Garuda Indonesia terkait maskapai penerbangan haji yang delay berjam-jam di Jeddah, Rabu (3/6/2026).

    Diketahui, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 7603 rute Jeddah-Jakarta yang membawa jamaah haji asal embarkasi Banten (JKB) 2 mengalami delay pada Selasa (2/6/2026) sejak pukul 15.55 Waktu Arab Saudi.

    Dikutip dari akun Instagram @iamayib, jamaah baru masuk ke dalam pesawat sekira pukul 22.00 WAS dan terbang satu jam kemudian. Akun tersebut juga menyebut, di dalam rombongan itu terdapat sejumlah jamaah haji lansia dan mereka tidak menerima kompensasi berupa makan malam.

    Untuk itu, Dahnil mengaku telah menghubungi pihak maskapai dan menyatakan, terjadi kepadatan di terminal haji Bandara King Abdulaziz International. Imbas dari kepadatan lalu lintas penerbangan tersebut menyebabkan pesawat Garuda Indonesia yang seharusnya terbang pada pukul 15.55 WAS mengalami delay.

    "Kami sampaikan kepada maskapai terkait dengan delay, harus ada kompensasi baik berbentuk penyediaan meal atau makanan maupun kompensasi-kompensasi yang lain yang itu membuat jamaah tetap nyaman," ujar Dahnil kepada tim Media Center Haji (MCH) di Kantor Urusan Haji, Jeddah.

    Pihak maskapai, lanjut Dahnil, sudah sepakat akan memberikan kompensasi dalam bentuk ekstra pelayanan atau lainnya."Kami berharap dari Garuda melakukan dan menunaikan hal tersebut," ucapnya.

    Wamenhaj mengaku juga telah menegur Garuda Indonesia agar lebih berhati-hati terkait jadwal penerbangan agar tidak terjadi peristiwa serupa.

    sumber : MCH 2026

    Berita Terkait

    Jamaah Haji Perempuan Lebih Banyak, Amirul Hajj Usulkan Tambah Toilet di Armuzna

    Ihram - 07 June 2026, 08:12

    Pesawat Alami Kendala Teknis, Jamaah Haji Kloter KJT-04 Akhirnya Pulang dengan Aman

    Ihram - 07 June 2026, 07:40

    Penyandang Tunanetra Apresiasi Layanan Haji 2026, Harapkan Regulasi Disabilitas Diimplementasikan

    Ihram - 06 June 2026, 09:07

    Menabung Bertahap dan Dana Kelolaan yang Aman, Dua Penopang Keberlanjutan Haji Indonesia

    Ihram - 05 June 2026, 19:41

    Menghadirkan Haji yang Ramah bagi Lansia, dari Fasilitas hingga Pendampingan

    Ihram - 05 June 2026, 18:56

    Komentar
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Additional JS