0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Badan Gizi Nasional Berita Featured Makan Bergizi Gratis Spesial

    Pimpinan Baru BGN Diminta Perkuat Pengawasan Tata Kelola MBG - Kompas

    4 min read

     

    Pimpinan Baru BGN Diminta Perkuat Pengawasan Tata Kelola MBG


    JAKARTA, KOMPAS.com - Ekonom Universitas Paramadina sekaligus Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Handi Risza meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Menurutnya, berbagai persoalan MBG dapat berangsur diatasi jika adanya pengawasan yang baik dari hulu ke hilir.

    "Kuncinya ada pada sistem pengawasan yang ketat terhadap dapur umum dan mitra penyedia makanan dari hulu ke hilir," ujar Handi dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

    Baca juga: BGN Bakal Batasi Jumlah Dapur MBG, Cukup Enam per Kecamatan

    Pergantian kepemimpinan BGN, kata Handi, harus menjadi momen evaluasi total terhadap pelaksanaan program MBG.

    Pernyataan Perdana Nanik S Deyang Usai Jadi Kepala BGN

    Menurutnya, indikator utama kesuksesan program MBG adalah higienitas dan pemenuhan gizi riil, bukan sekadar kecepatan menghabiskan anggaran belanja negara.

    "Reformasi total manajemen dan disiplin ketat terhadap penegakan Standard Operating Procedure (SOP). Pelanggaran SOP di internal BGN harus segera dibersihkan demi menjaga integritas distribusi makanan di lapangan," ujar Handi.

    Keputusan Presiden Prabowo merombak struktur pimpinan BGN dinilai sebagai langkah korektif yang tepat.

    Baca juga: Dorongan Reformasi Total Tata Kelola Program MBG

    Ia menilai, Prabowo mendengar masukan dari banyak pihak terkait banyaknya persoalan dalam program MBG.

    "Evaluasi total ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah mengutamakan keselamatan anak sekolah di atas segalanya dan sekaligus memperbaiki tata kelola BGN yang dinilai memiliki banyak kelemahan," ujar Handi.

    Tegasnya, besarnya alokasi anggaran untuk program MBG menjadi pertaruhan besar bagi pemerintah.

    Baca juga: 4 Prioritas Nanik sebagai Kepala BGN: Refocusing Penerima MBG hingga Moratorium SPPG

    Tentu dengan anggaran yang besar, ia berharap program MBG dijadikan sebagai sumber bancakan baru.

    "Langkah perombakan ini diharapkan juga akan memperbaiki pengelolaan anggaran MBG," ujar Handi.

    "Oleh sebab itu, manajemen baru punya tanggung jawab besar, wajib memotong biaya operasional birokrasi yang berlebihan agar porsi anggaran dialokasikan penuh pada kualitas dan kuantitas makanan siswa. Hal ini penting untuk memastikan gizi anak-anak Indonesia meningkat di kemudian hari," sambungnya.

    KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

    Dapatkan lebih banyak kuota, pahami berita lebih cepat, dan gali konteks mendalam dari artikel KOMPAS.com.

    Sengkarut Proyek MBG, Korupsi Terungkap Bikin Prabowo Sedih

    Komentar
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Additional JS