Purbaya Yakin Konsumen yang Beralih dari Pertamax ke Pertalite Tak Terlalu Besar, Ini Alasannya - Kompas TV
Purbaya Yakin Konsumen yang Beralih dari Pertamax ke Pertalite Tak Terlalu Besar, Ini Alasannya
Kompas.tv - 12 Juni 2026, 05:30 WIB
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini proporsi konsumen Pertamax yang beralih menggunakan Pertalite tidak akan dominan.
Menurut Purbaya, sebagian konsumen tetap akan bertahan menggunakan Pertamax untuk menjaga performa dan kondisi kendaraannya.
Namun demikian, Purbaya mengaku belum menghitung potensi tambahan anggaran subsidi akibat peralihan konsumen Pertamax ke BBM bersubsidi seperti Pertalite.
“Kami enggak hitung (potensi tambahan anggaran subsidi). Tapi begini, pasti ada beberapa persen yang pindah, cuma kan harusnya enggak semuanya pindah," kata Purbaya usai menghadiri rapat terkait RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (11/6/2026), dikutip Antara.
"Kenapa? Karena yang beli Pertamax tahu mobilnya cocok untuk Pertamax."
Baca Juga: Harga Pertamax Melambung, Pakar Minta Pemerintah Antisipasi Migrasi Konsumen ke Pertalite
Purbaya menambahkan pihaknya belum berencana menghitung potensi tambahan anggaran subsidi BBM akibat kenaikan harga Pertamax.
Proyeksi persentase perpindahan konsumen dari Pertamax ke Pertalite pun disebutnya telah diserahkan ke Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengatakan perpindahan konsumen Pertamax ke Pertalite sehari setelah kenaikan harga belum masif.
Kendati demikian, Anggia menyebut, pihaknya telah mengantisipasi peralihan konsumen dengan penggunaan kode batang (QR code) untuk pembelian Pertalite, serta memerintahkan Pertamina meningkatkan pengawasan pembelian Pertalite.
“Alhamdulillah tidak terlalu besar shifting-nya (konsumen Pertamax),” kata Dwi Anggia.
Pemerintah diketahui mengumumkan kenaikan harga BBM jenis Pertamax dan Pertamax Green yang efektif berlaku mulai Rabu (10/6/2026).
Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sedangkan Pertamax Green naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan. Pertalite tetap dipasarkan dengan harga Rp10 ribu per liter, sedangkan biosolar Rp6.800 per liter.
Baca Juga: Usai Harga Pertamax Naik, Terpantau Antrean Panjang Warga di SPBU Hendak Isi Pertalite
Sumber : Kompas TV