Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Ginka Febriyanti Ginting Pertamina Spesial

    Sosok Ginka Febriyanti Ginting, Komisaris Pertamina Retail Ternyata Relawan Prabowo, Diduga Terlibat Demo Bayaran - Viva

    6 min read

     

    Ginka Febriyanti Ginting

    Jakarta, VIVA – Penunjukan Ginka Febriyanti Ginting sebagai Komisaris PT Pertamina Retail memicu perhatian publik. Selain baru berusia 27 tahun, rekam jejaknya di organisasi dan relawan politik kembali menjadi sorotan.

    Baca Juga

    Ginka Febriyanti Ginting diketahui pernah menjadi Koordinator Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (Bison), organisasi relawan yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

    Bison merupakan wadah relawan yang didominasi anak muda dan diklaim memiliki jaringan di 18 wilayah Indonesia. Sebagai koordinator, Ginka Febriyanti Ginting aktif menghadiri berbagai agenda kampanye dan konsolidasi menjelang pemungutan suara.

    Baca Juga

    Salah satu kegiatan yang menarik perhatian berlangsung di Alun-Alun M. Hasibuan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Saat memimpin apel akbar pemenangan, Ginka Febriyanti Ginting menyampaikan target kemenangan penuh bagi pasangan Prabowo-Gibran di Kota Bekasi.

    "Kami tentunya tetap berikhtiar untuk tetap meraih suara sebanyak banyaknya kalau bisa wilayah bekasi kota kita menangkan 100 persen untuk pak Prabowo dan mas Gibran," kata Ginka Febriyanti Ginting saat itu.

    Baca Juga

    Ribuan relawan menghadiri kegiatan tersebut. Selain mengikuti apel, peserta juga melakukan long march di sekitar kawasan alun-alun sebelum mendengarkan orasi dari Ginka Febriyanti Ginting dan sejumlah tokoh pendukung lainnya.

    Panitia turut membagikan kaus serta voucher makanan dan minuman yang dapat ditukarkan di lapak pedagang sekitar Alun-Alun M. Hasibuan.

    Profil Ginka Febriyanti Ginting

    Ginka Febriyanti Ginting lahir di Karo, Sumatra Utara, pada 1 Februari 1998. Ia menyelesaikan pendidikan S-1 Akuntansi dan S-2 Manajemen di Universitas Esa Unggul.

    Dalam profil resminya di laman PT Pertamina Retail, Ginka Febriyanti Ginting disebut sebagai figur muda yang aktif di berbagai organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, dan sosial serta memiliki perhatian terhadap tata kelola, kepemimpinan, dan pengembangan organisasi.

    Namun, nama Ginka Febriyanti Ginting juga pernah muncul dalam laporan Komisi Pencari Fakta (KPF) terkait demonstrasi dan kerusuhan Agustus 2025.

    Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, menyebut hasil penelusuran KPF menemukan adanya pengakuan mengenai mobilisasi massa bayaran yang dikaitkan dengan organisasi Bison.

    "Kami juga menemukan, apakah ada masa bayaran? Ya, ada pengakuan massa bayaran yang ini dipimpin oleh organisasi namanya yang dipimpin oleh organisasi, namanya Bison," kata Isnur dalam rilis laporan KPF pada 18 Februari 2026.

    "Nah, Bison ini mengakui, mengorganisir massa yang bisa digunakan untuk tim hore kalau di televisi," sambungnya.

    Menurut Isnur, hasil investigasi independen KPF menyebut Bison mengakui mengerahkan massa berbayar untuk menghadang aksi demonstrasi mahasiswa.

    Dalam laporannya, KPF menyatakan terdapat indikasi kuat mobilisasi massa bayaran pada demonstrasi 28 Agustus 2025. Massa disebut berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Cimahi.

    Laporan itu juga menyebut sekitar 10 orang berangkat dari Cimahi dengan membawa sekitar 160 botol bom molotov, petasan, kembang api, dan perlengkapan lainnya. Kelompok tersebut kemudian menjemput peserta lain hingga jumlahnya mencapai sekitar 600 orang sebelum tiba di Jakarta.

    "Sejumlah BAP kepolisian menunjukkan keterkaitan aktor dalam mobilisasi massa bayaran tersebut," demikian dikutip dari laporan KPF.

    Dalam laporan yang sama, Ginka Febriyanti Ginting disebut mengakui pernah menginstruksikan Sekretaris Nasional Bison Ahmad Rifaldi merekrut 70 orang untuk aksi pada 28 Agustus 2025. 

    Ia juga disebut menyerahkan dana Rp9,3 juta kepada Bendahara Bison Ebyn Atsil Majid yang terdiri atas Rp6,3 juta untuk imbalan peserta aksi dan Rp3 juta untuk kebutuhan logistik. Dana tersebut dinyatakan berasal dari kas internal organisasi.

    Laporan KPF juga menyebut Bison awalnya dibentuk sebagai bagian dari tim pemenangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 dan pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah pada Pilgub Banten 2024. 

    Ginka Febriyanti Ginting juga menyatakan Bison memiliki organisasi sayap bernama Blok Pelajar Politik Merdeka (BP2M).

    Selain aktif pada Pilpres, Ginka Febriyanti Ginting pernah menyatakan Bison akan mengawal pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Serang pada 2025.

    "Mau diulang seribu kali pun, kami optimis Ratu Zakiyah akan tetap jadi pemenang. Terkait keputusan MK, mari kita hormati dan kami berharap semoga keputusan itu bukan hasil dari intervensi penggugat," ujar Ginka Febriyanti Ginting.

    "Kami Bison Indonesia akan menggalang kekuatan untuk membuktikan bahwa kemenangan Bu Ratu Zakiyah adalah murni suara masyarakat Serang yang ingin daerahnya jauh lebih baik ke depan," sambungnya.

    PSU tersebut digelar setelah terjadi sengketa hasil Pilkada Serang. Seusai pemungutan suara ulang, KPU menetapkan pasangan Ratu Rachmatuzakiyah-Najib Hamas sebagai pemenang.
     

    Presiden Prabowo Subianto.

    Penegasan Prabowo Terima Masukan Masyarakat: Jangankan Profesor, Usul dari Anak di Desa Lewat Tiktok Ditindaklanjuti

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terbuka terhadap berbagai aspirasi masyarakat, termasuk masukan yang disampaikan melalui media sosial.

    img_title

    VIVA.co.id

    29 Juni 2026

    Komentar
    Additional JS