Tanpa Atribut, Pendemo Serang Polisi di Gedung Grahadi Surabaya - RMOL
Massa menyerang polisi di Grahadi
Ratusan pendemo dari berbagai elemen masyarakat yang mengatasnamakan Front Anti Kapitalisme menggelar aksi demonstrasi bertajuk "Indonesia Sekarat" di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat 26 Juni 2026.
- BPBD Jatim Berhasil Padamkan Kebakaran di Penanjakan Gunung Bromo
- Tanah Longsor Melanda Wonosalam, Polri-TNI Bantu Evakuasi Warga Terdampak dan Pencarian Korban
- Geger Uang Tabungan Ratusan Juta di Bank BRI Raib
Baca Juga
Aksi yang semula damai tersebut berubah menjadi ricuh. Setelah membakar ban bekas, massa yang mayoritas mengenakan baju hitam tanpa atribut tersebut mulai menyerang petugas. Mereka melempari polisi yang berjaga di halaman Gedung Grahadi dengan batu dan besi.
Uniknya, tidak ada poster atau spanduk berisi tuntutan yang dibawa oleh para peserta aksi di lokasi. Massa hanya memasang sebuah banner besar di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sekitar area demonstrasi.
Meski minim atribut publik, pihak pendemo diketahui membawa sebelas poin tuntutan dalam aksi ini. Salah satu poin paling krusial yang mereka suarakan adalah desakan untuk menurunkan harga BBM dan harga kebutuhan pokok.
Akibat kericuhan yang terjadi, aparat kepolisian bertindak tegas dengan mengamankan belasan pendemo untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
ikuti terus update berita rmoljatim di google news