0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Depok Featured Haji Kesehatan Spesial

    Usai Haji, Jemaah Depok Diminta Waspada: Segera Periksa ke Dokter Jika Alami Gejala Ini -

    3 min read

     

    Usai Haji, Jemaah Depok Diminta Waspada: Segera Periksa ke Dokter Jika Alami Gejala Ini


    Jemaah haji kloter 2 JKS Kota Depok tiba di Balai Kota Depok, Rabu (03/06/26) pagi. (Foto : Bima Muhammad Iqbal/Diskominfo Depok).

    berita.depok.go.id - Ketua Kloter 2 JKS Kota Depok, Cutra Sari, mengingatkan para jemaah haji yang baru tiba di Tanah Air untuk memperhatikan kondisi kesehatan mereka setelah menjalani perjalanan panjang dari Arab Saudi.

    Menurutnya, hal pertama yang perlu dilakukan para jemaah adalah beristirahat dengan cukup guna memulihkan kondisi fisik setelah menjalani rangkaian ibadah haji dan perjalanan pulang yang melelahkan.

    “Setelah tiba dari tanah suci ke tanah air, hal yang tentunya harus menjadi perhatian bagi para jemaah adalah pertama harus istirahat dengan cukup,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Rabu (03/06/26).

    Selain itu, Cutra meminta jemaah tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul setelah kepulangan, terutama demam dan batuk yang berlangsung dalam waktu lama.

    “Yang kedua juga jika merasa kondisi kesehatan kurang baik, terutama misalnya ada demam atau kemudian batuk yang berkepanjangan dan sebagainya, saya kira penting untuk menghubungi atau langsung memeriksakan kesehatannya,” katanya.

    Ia menyarankan jemaah segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti puskesmas atau dokter yang selama ini menjadi tempat pemeriksaan rutin.

    “Terutama ke pusat kesehatan seperti puskesmas atau dokter-dokter yang memang menjadi langganan rutin oleh para jemaah kita,” ucapnya.

    Menurut Cutra, kewaspadaan tersebut penting mengingat selama berada di Tanah Suci para jemaah beraktivitas di tengah kerumunan besar yang berpotensi menjadi tempat penularan berbagai penyakit.

    “Karena memang perjalanan jauh dari luar negeri dengan kondisi crowded yang luar biasa di tanah suci, saya kira sangat mungkin tertular oleh berbagai hal di sana, terutama penyakit yang kemudian bisa saja berpengaruh kepada kondisi jemaah haji kita sendiri,” jelasnya.

    Selain menjaga kesehatan, Cutra juga mengajak para jemaah untuk membawa pulang nilai-nilai positif yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

    “Jemaah haji tentu harus membawa nilai-nilai yang baik di sana, karena ketika melaksanakan ibadah haji, puncaknya mungkin hanya lima atau enam hari yang menjadi rangkaian ibadah puncaknya,” tuturnya.

    Ia menegaskan bahwa perjalanan seorang haji sesungguhnya baru dimulai setelah kembali ke Tanah Air, yakni bagaimana menjaga kemabruran haji dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

    “Namun sesungguhnya perjalanan sejatinya dari seorang haji atau hajah adalah baru saja dimulai, bagaimana menjaga kemabruran haji, bagaimana kemudian haji kita bisa memberikan manfaat bagi peradaban bangsa kita,” katanya.

    Menurut Cutra, kemabruran haji dapat tercermin dari perubahan diri menjadi pribadi yang lebih baik serta mampu memberikan kontribusi positif sesuai peran masing-masing di tengah masyarakat.

    “Terutama nilai kita sendiri menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke harinya, karena memberikan kontribusi positif dalam peran dan fungsi kita masing-masing, baik sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai anggota masyarakat lainnya di tengah negara kita,” pungkasnya.

    Penulis : Zaid A

    Editor: Yanu

    Komentar
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Additional JS