Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Kasus Kriminal Spesial Taufik Hidayat

    Wanita Lain Korban Taufik Hidayat Bermunculan, Sebut Pelaku Pakai Cara Ini untuk Rayu Korban: Dia Punya Kemampuan Khusus - Viva

    6 min read

     

    TH, Pelaku penyekapan terhadap wanita di Bandung selama 3 tahun

    Jakarta, VIVA – Dugaan kekerasan yang dilakukan Taufik Hidayat (30) tidak hanya menimpa YTR (29). Sejumlah perempuan mulai angkat bicara dan mengaku pernah mengalami penyekapan, penyiksaan, hingga pelecehan yang diduga dilakukan oleh pria yang kini masih berstatus buronan tersebut.

    Baca Juga

    Kesaksian para korban bermunculan seperti yang diunggah akun Instagram @sultansahbanaiman. Dari berbagai pengakuan yang beredar, muncul dugaan bahwa pola kekerasan serupa telah berlangsung selama beberapa tahun.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Salah seorang perempuan mengaku keluarganya pernah menjadi korban Taufik Hidayat jauh sebelum kasus yang menimpa YTR terungkap.

    Baca Juga

    "Baba saya juga korban 3th laluuu sebelum dia bersama teteh korban yg skrg," tulisnya.

    Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa dugaan tindak kekerasan oleh Taufik Hidayat kemungkinan telah terjadi sejak lama dan melibatkan lebih dari satu korban.

    Baca Juga

    Korban lain mengungkap pengalaman saat diduga disekap di sebuah penginapan di Garut. Ia mengaku mengalami kekerasan seksual serta tidak diberi makan maupun minum selama berada bersama pelaku.

    "Duluu sayaa di siksa disebuah penginapan di Garut, terus saya dipaksa harus mengikuti sex semau dia, tampa saya dikasih makan dan minum," tulisnya.

    Menurut pengakuannya, kebutuhan makan selama berada di lokasi bahkan harus ditanggung dengan uang pribadi.

    "Terus pas pulang di jalan saya laper minta beli cuanki dan ya beli cuanki pun saya pake duit sendiri dan terakhir pas saya gak gubris wa dia saya di anjing2 dan dikatain sama dia," lanjutnya.

    Korban tersebut menyebut Taufik Hidayat memiliki kemampuan membangun kepercayaan perempuan melalui sikap dan cara berbicara yang meyakinkan.

    "Dia memang jahat, dia bagus bngt cara nge treet cewek nya dia pinter ngmg, dia dulu pas kenal sama aku aslinya gendut, Dia bertato di punggung nyaaa," tulisnya.

    Ia juga mengaku menjadi korban pelecehan seksual.

    "Saya juga korban pelecehan sama dia yang susah melawann, ketika saya mendengar berita yaalloh saya sakit hati bngt," katanya.

    Munculnya sejumlah pengakuan dengan pola kejadian yang hampir serupa membuat kasus ini semakin menjadi perhatian publik. Beberapa korban mengaku berhasil menyelamatkan diri setelah berhari-hari berada dalam kondisi terkurung dan kekurangan makanan.

    Sementara itu, YTR yang diduga disekap selama bertahun-tahun mulai menceritakan penderitaan yang dialaminya. Ia mengaku kerap menjadi sasaran kekerasan fisik dan seksual selama bersama Taufik.

    "Saya sering dipukul. Pertama mata dulu, terus telinga, kaki sama bedog (golok)," kata YTR

    Akibat kekerasan tersebut, kondisi fisik korban mengalami kerusakan serius. Selain kehilangan penglihatan, hidungnya mengalami perubahan bentuk, bibirnya terluka akibat digunting, dan beberapa giginya rontok.

    YTR mengungkap dirinya berpindah-pindah tempat tinggal bersama Taufik Hidayat dalam kurun waktu tertentu. Sebelum ditemukan keluarganya, ia tinggal di sebuah kos di kawasan Rancaekek, Kabupaten Bandung, selama sekitar empat bulan.

    Menurut pengakuan korban, Taufik Hidayat kerap memperkenalkannya kepada pemilik kos sebagai istri yang sedang sakit. Saat dibawa masuk ke tempat tinggal baru, tubuh korban disebut dalam kondisi lemah dan wajahnya ditutupi kain.

    "Selama 2 tahun ga bisa keluar kosan karena sudah gak bisa lihat. Jadi kalau misalkan disiksa, terus saya mengeluarkan suara sama dia disiksa lagi," tutur YTR

    Dalam kesehariannya, korban lebih banyak ditinggalkan sendirian di kamar kos. Namun sesekali ia diajak ikut bekerja oleh pelaku yang disebut berprofesi sebagai debt collector.

    "Dia kan kerjanya debt collector, kalau dia pergi nagis ke konsumen saya disuruh tidur, kalau ikut disuruh pakai masker," ucapnya.

    YTR juga mengaku dipaksa membuat tato bertuliskan namanya bersama pelaku. Selain itu, ia hanya diberi makan sekali sehari dan kerap mengalami perlakuan yang tidak manusiawi.

    "Dipaksa untuk pakai tato sama dia, kalau makan sehari cuma satu kali, itu juga kalau aku suka makan sendiri," jelasnya.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Korban bahkan mengaku sering diperintahkan berada di kamar mandi dalam waktu lama karena kondisinya yang sudah tidak dapat melihat.

    "Terus sisanya disuruh tiduran di kamar mandi, karena aku gak bisa lihat, jadi mau mandi gimana gitu kan. Paling kalau sehari-hari kaya BAB gitu pakai pampers, dia yang suka beliin," tuturnya.

    Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman

    Habiburokhman: Hukuman Paling Berat untuk Taufik Hidayat Bisa Berikan Efek Jera

    Habiburokhman menjelaskan hukuman paling berat kepada Taufik Hidayat harus diterapkan karena bisa memberikan efek jera dan peringatan bagi seluruh masyarakat.

    img_title

    VIVA.co.id

    24 Juni 2026

    Komentar
    Additional JS