73 Koperasi Merah Putih di Blitar Belum Operasi meski Barang Sudah Diterima Sejak 1,5 Bulan Lalu - Kompas
BLITAR, KOMPAS.com – Sebanyak 73 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, belum beroperasi meski barang-barang sudah diterima sejak pertengahan Mei 2026 lalu.
Salah satunya adalah gerai Koperasi Merah Putih di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, yang telah menerima pengiriman ribuan item barang dari PT Agrinas Pangan Nusantara sejak 16 Mei 2026 lalu.
Hingga saat ini, gerai koperasi desa itu belum dapat beroperasi menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari meskipun barang-barang itu telah terpajang rapi di rak-rak di dalam gerai.
Baca juga: Harga Telur dan Daging Ayam di Blitar Anjlok dalam Sepekan Terakhir
Kepala Desa Jatinom, M Daru Purwinanto, mengatakan bahwa gerai Koperasi Merah Putih Desa Jatinom belum dapat beroperasi menjual barang-barang yang telah ada di gerai karena belum mendapatkan daftar harga.
Kisah Tentara KNIL Maluku-Indonesia di Belanda, Puluhan Tahun Diperlakukan Buruk
“Barangnya sudah ada. Sudah dipajang seperti Indomaret atau Alfamart. Tapi sampai hari ini pengelola belum dapat daftar harganya,” ujar Daru saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026).
Gerai KMP Desa Jatinom, kata Daru, merupakan salah satu dari 1.061 gerai yang diluncurkan operasionalnya oleh Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada 16 Mei 2026.
Baca juga: Diresmikan Prabowo, 4 Koperasi Merah Putih di Sumenep Belum Beroperasi
Barang-barang tersebut, kata dia, disediakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dan dikirimkan ke gerai KMP Desa Jatinom menjelang peluncuran oleh Presiden.
Namun, ternyata pengiriman barang-barang dagangan itu tidak disertai dengan daftar harga jual untuk setiap itemnya.
“Lha ini sudah sebulan lebih barang ada di gerai. Nanti kalau ada yang kedaluwarsa bagaimana. Siapa yang mengganti,” ungkapnya.
Lebih jauh, Daru sebenarnya mengaku bingung dengan program pendirian Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan, sementara hampir setiap desa telah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Namun, pemerintah desa tidak bisa menolak karena Koperasi Merah Putih merupakan program Pemerintah Pusat.
Daru berharap gerai KMP Desa Jatinom dapat segera beroperasi karena bukan hanya barang dagangan yang sudah siap, tapi juga pegawai yang berjumlah enam orang telah ditetapkan.
Dialami 73 KMP lain
Persoalan yang dihadapi KMP Desa Jatinom ternyata juga dihadapi 73 KMP lain yang ada di Kabupaten Blitar.
“Di Kabupaten Blitar totalnya ada 73 gerai yang belum bisa buka padahal barangnya sudah didrop dari Agrinas. Masalahnya sama, belum dikasih daftar harga,” ujar Slamet, Ketua Pengurus KMP Desa Panggungrejo, Kabupaten Blitar, pada diskusi di Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Selasa sore.
Kata Slamet, di Kabupaten Blitar terdapat 79 gerai KMP yang telah mendapatkan pengiriman barang dagangan dari PT Agrinas. Dari jumlah itu, hanya 6 gerai KMP yang telah mulai beroperasi.
Iran Tolak Bertemu Utusan AS, Prospek Damai Kembali Suram