Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Prabowo Subianto Spesial

    Saat Prabowo Sebut Pemimpin Penganjur Bakar-bakar Seorang Pengkhianat - detik

    5 min read

     

    Jakarta -

    Presiden Prabowo Subianto bicara mengenai sosok pemimpin pengkhianat. Sematan itu diberikan Prabowo kepada mereka yang menghasut kerusuhan saat kalah dalam pesta demokrasi.

    Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam acara peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026). Di momen itu, Prabowo menyinggung isu persatuan hingga keyakinannya akan masa depan cerah Indonesia.

    Singgung Kekalahan di Pilpres

    Prabowo mengatakan gerakan koperasi selalu beriringin dalam langkah yang ia pilih. Prabowo menyinggung beberapa kali kalah pemilihan presiden (Pilpres) tetapi gerakan koperasi tetap membersamai.

    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    "Saudara-saudara, sesungguhnya saudara-saudara karena saya ini merasa di kalangan keluarga sendiri. Koperasi itu memang saya merasa adalah keluarga saya. Walaupun saya kalah presiden berapa kali, saya merasa gerakan koperasi selalu berada bersama saya itu," ujar Prabowo dalam sambutannya.

    "Kita belum berhasil tapi kita terus berjuang untuk rakyat Indonesia!" pekik Prabowo.

    Prabowo menjelaskan akhirnya diberikan mandat sebagai pemimpin Indonesia. Ia menekankan bakal berjuang sekuat tenaga untuk rakyat.

    "Dan akhirnyalah saya menerima mandat dari rakyat Indonesia dan mandat itu akan saya jalankan sekuat tenaga saya, untuk... saya akan berjuang dengan sekuat tenaga saya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia," ucapnya.

    Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negeri yang kaya raya. Kendati demikian, ia merasa miris lantaran kekayaan Indonesia justru dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab.

    "Saudara-saudara, kita memahami bahwa negara kita sangat kaya. Sesudah saya dilantik, dalam minggu-minggu pertama saya jadi presiden, saya sadar betapa kayanya bangsa Indonesia. Tetapi saya juga sedih, saya juga merasa dihantam di ulu hati saya melihat betapa besar kekayaan Indonesia dicuri," imbuhnya.

    Ultimatum ke Koruptor

    Di pidatonya ini, Prabowo juga kembali mengingatkan para koruptor untuk menghentikan praktik-praktik jahat mencuri uang rakyat. Prabowo mengatakan rakyat tidak bodoh. Prabowo awalnya menyinggung BUMN yang akan ditertibkan karena menjadi sarang korupsi.

    "Seribu BUMN lebih kita jadikan satu konsolidasi, nilainya adalah 1 triliun dolar AS, kita sekarang adalah dana kedaulatan mungkin kelima atau keenam terbesar di dunia," ucap Prabowo.

    "Jadi jangan kita selalu pesimis, rendah diri. Rendah hati harus, jangan rendah diri. Dan BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi," sambungnya.

    Di momen ini lah Prabowo memperingatkan kepada para koruptor. Prabowo meminta sadar diri dan menghentikan praktik korupsi.

    "Saya memperingatkan lagi, sekali lagi, untuk sekian kali lagi saya bicara dari dulu. Hei para koruptor sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau, hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan. Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik," tegas Prabowo.

    Prabowo mengatakan Indonesia merupakan bangsa pemaaf. Namun, lanjut dia, rakyat membutuhkan keadilan dan kesejahteraan.

    "Rakyat butuh sekolah yang baik, guru butuh gaji yang baik, dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik," ucapnya.

    Keyakinan Prabowo soal Masa Depan Cerah Indonesia

    Prabowo menyampaikan keyakinan terhadap masa depan Indonesia. Dia optimistis Indonesia akan maju di bawah pemerintahannya.

    "Indonesia akan bangkit dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," kata Prabowo.

    Prabowo mengaku masih sering mendengar suara yang merasa masa depan Indonesia suram. Dia pun menyampaikan pesan kepada mereka yang merasa demikian.

    "Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah aja. Yang merasa Indonesia suram silakan kalau mau cari negara lain. Silakan tidak ada yang melarang," katanya.

    Prabowo kemudian mengajak masyarakat untuk bersatu. Dia mengingatkan budaya luhur Indonesia tentang gotong royong dan kerja sama.

    "Kalau di Indonesia mohonlah mari kita bersatu, mari kita gotong royong, mari kita kerja sama. Yang kuat bantu yang lemah, yang lemah kerja sama yang baik," ujar Prabowo.

    Singgung Pemimpin Pengkhianat

    Di tengah pidatonya, Prabowo lalu berbicara mengenai pemimpin pengkhianat. Prabowo mengungkit ada pihak yang menganjurkan gerakan 'bakar-bakar' di republik ini.

    "Berbeda partai tidak ada masalah. Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Nggak ada masalah," kata Prabowo dalam sambutannya.

    Ia menyebut siapa pun pemenang akan didukung. Prabowo mengungkit pihak kalah jangan justru menganjurkan untuk bakar-bakar.

    "Siapa yang menang, monggo. Jangan kalau kalah mau bakar-bakar, itu bangsa apa itu? Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di republik ini, itu adalah pemimpin pengkhianat, saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo.

    Prabowo meyakini pada hukum karma terhadap pihak yang menciptakan anjuran bakar-bakar itu. Ia lantas menekankan empat kali kalah dalam Pilpres tak pernah menyuruh anak buah untuk bakar-bakar atau demo.

    "Saya percaya hukum karma akan kena kepada mereka semua itu. Saya maju lima kali pemilihan, empat kali kalah, nggak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar. Demo aja nggak. Saya datang pelantikan rival saya, saya datang, saya hormat, saya kasih selamat," tegas dia.

    Ia menyatakan jika bersaing itu adalah hal yang baik. Ia menyebut persaingan merupakan hal biasa yang mesti diterima oleh semua pihak.

    "Bersaing itu baik, pertandingan itu baik. Iya kan? Sepak bola ada pertandingan kan, ada dua. Satu harus menang. Kalau satu kalah, masa wasitnya mau digebukin? Ya? Persaingan itu biasa. Nggak ada masalah, ya," imbuhnya.

    Saksikan Live DetikPagi :

    Halaman 2 dari 2

    (ygs/lir)

    Komentar
    Additional JS