Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Australia Berita Featured Spesial

    Soal Working Holiday Visa, Australia Setujui Usulan RI buat Sistem Undian - detik

    2 min read

     


    Jakarta -

    WNI peminat Working Holiday Visa (WHV) alias visa kerja dan liburan ke Australia makin tinggi. Kuotanya 5.000 orang per tahun untuk Indonesia.

    Indonesia melalui Dirjen Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengusulkan agar kuota WHV Indonesia dibuat melalui sistem undian untuk meningkatkan keadilan dan transparansi.

    Lantas bagaimana respons Australia?

    "Direktur Jenderal dari Departemen Pemerintahan Anda juga menyarankan undian untuk membuat sistem lebih adil, dan untuk menghilangkan kebutuhan untuk surat dukungan juga. Kami pikir itu adalah rekomendasi yang cocok dan kami sedang mencari implementasi usulan sistem undian itu untuk menghilangkan kebutuhan surat dukungan. Itu akan menghilangkan beberapa hambatan yang kita miliki dalam sistem dan membuat sistem jauh lebih adil," ujar Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Matt Thistlethwite di Kedubes Australia Jakarta, Rabu (15/7/2026), ditulis Sabtu (18/7/2026).

    Jadi apakah usulan Indonesia itu disetujui?

    "Ya, kami mendukung usulan yang disarankan oleh Dirjen Anda," jawab Thistlethwite.

    Surat dukungan yang disebut Thistlethwite adalah Surat Dukungan untuk Work and Holiday Visa (SDUWHV). Dilansir dari situs Imigrasi RI, SDUWHV adalah surat dukungan dari Pemerintah Indonesia yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai salah satu syarat untuk mengajukan Work and Holiday Visa Australia.

    Jadi kapan sistem undian ini bisa dilaksanakan?

    "Membuat sistem undian membutuhkan waktu. Sistem undian elektronik agar adil. Departemen Luar Negeri kami sedang mengimplementasikan itu. Saya tidak bisa memberi Anda jadwal tertentu saat ini. Tapi segera kami akan beritakan kepada Indonesia tentang perubahan itu. Kami akan memberikan tanggalnya saat sistem baru akan dimasukkan. Jadi nanti akan jadi perhatian dan orang akan dapat bersiap-siap untuk sistem yang baru," ujar dia.

    Tarif WHV Naik, Kuota RI dan China Sama

    Thistlethwite mengonfirmasi bahwa tarif WHV naik. Ada peningkatan minat dari orang Indonesia terhadap WHV yang merupakan program pertukaran budaya.

    "Ya, charge fee Working Holiday Maker Visa akan meningkat. Tapi Working Holiday adalah program pertukaran budaya. Kami memiliki peningkatan minat besar dari orang Indonesia. Dan Indonesia memiliki jumlah 5.000 setiap tahun untuk orang Indonesia yang sama tingginya dengan China. Jadi, jumlah posisi yang sama setiap tahun akan dipertahakankan untuk Indonesia. Dan itu adalah pertukaran budaya yang sangat penting," ujar dia.

    Per 1 Juli 2026, Asutralia menaikkan tarif visa. WHV permohonan pertama yang tadinya AUD 670 (sekitar Rp 8,3 juta) kini naik jadi AUD 840 (sekitar Rp 10,5 juta). WHV perpanjangan kedua atau ketiga dari yang tadinya AUD 670 jadi AUD 1.000 (sekitar Rp 12,5 juta).

    Kenaikan termasuk visa pelajar dari AUD 2.000 (sekitar Rp 25,2 juta) jadi AUD 2.500 (sekitar Rp 31,5 juta). Namun untuk visa pelajar untuk negara Indonesia dan ASEAN, tarifnya 'hanya' naik AUD 50 (sekitar Rp 626 ribu). Buat pelajar Indonesia, tarif visanya ditetapkan AUD 2.050 (Rp 25,9 juta) untuk jangka waktu maksimal 5 tahun.

    (nwk/pal)

    Komentar
    Additional JS