Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Tolong Jaga Diska, Pesan Terakhir Orangtua Korban Tenggelam KM Nurul Salsa - Merdeka

    4 min read

     


    Korban selamat KM Nurul Salsa tenggelam. (merdeka.com/ihwan fajar).

    Tim SAR gabungan masih mencari 18 penumpang korban Kapal Motor Nurul Salsa tenggelam di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

    Tim SAR gabungan masih mencari 18 penumpang korban Kapal Motor Nurul Salsa tenggelam di Perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Dari tragedi kecelakaan laut tersebut, tersirat cerita duka dari korban selamat, salah satunya bernama Diska (7).

    Salah satu korban selamat, Asseng menceritakan bagaimana dirinya bersama keponakannya bernama Diska bisa bertahan hidup di atas gabus yang sama selama empat hari di lautan. Dari gabus tersebut, harapan Asseng bersama Diska dan dua orang tuanya bisa ditemukan oleh Tim SAR gabungan.

    Selama tiga hari, jenazah ibunya Diska tetap berada di samping mereka. Namun, ketika kondisi jenazah sudah tidak memungkinkan dipertahankan, mereka akhirnya harus melepaskan ibu Diska ke lautan.

    "Setelah tiga hari bertahan di atas gabus, ayah dan ibunya Diska meninggal di laut," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Senin (20/7).

    Korban selamat KM Nurul Salsa tenggelam. (merdeka.com/ihwan fajar).

    Korban selamat KM Nurul Salsa tenggelam. (merdeka.com/ihwan fajar).

    Pesan Orangtua

    Sebelum meninggal dunia, ayah Diska menitipkan keponakannya tersebut kepada dirinya. Ayah Diska meminta Asseng agar menjaga dan terus diperjuangkan keselamatannya.

    "Tolong jaga Diska," kata Asseng menirukan pesan terakhir dari ayah Diska.

    Pesan tersebut terus diperjuangkan Asseng, hingga akhirnya dirinya bersama Diska ditemukan oleh nelayan KMN Sinar Mattoanging 04 Bulukumba di perairan Sangeang, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Selanjutnya, keduanya dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.

    Terpisah Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan menjelaskan, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari kelima terhadap korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

    Data terakhir, tim SAR gabungan menemukan dua korban dalam keadaan selamat, yakni Nurmiati (46) dan Jasmal (24). Keduanya ditemukan terdampar di Pulau Balaloho oleh KM Bari Baria 05.

    Saat ini, kedua korban sedang dievakuasi olrh KRI Marlin 877 dan dalam perjalanan menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Sultan mengatakan penemuan kedua korban merupakan hasil dari upaya pencarian yang terus dilakukan secara intensif oleh seluruh unsur SAR gabungan.

    "Saat ini bersama KRI Marlin 877 sedang dievakuasi menuju Pelabuhan Benteng. Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan alut yang terlibat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan," ujar Sultan.

    Korban selamat KM Nurul Salsa tenggelam. (merdeka.com/ihwan fajar).

    Korban selamat KM Nurul Salsa tenggelam. (merdeka.com/ihwan fajar).

    Dengan ditemukannya dua korban tersebut, data sementara korban KM Nurul Salsa menjadi selamat 59 orang, meninggal dunia 1 orang dan yang masih dalam pencarian 18 orang.

    Operasi SAR masih terus berlangsung dengan mengerahkan seluruh potensi SAR gabungan. Pencarian hari kelima dilakukan pada area seluas 1.305 nautical mile persegi (nm²) yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian dengan dukungan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634, serta unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, dan kapal-kapal nelayan yang turut membantu proses pencarian.

    Basarnas Makassar berharap kondisi cuaca dan perairan yang saat ini dipengaruhi gelombang setinggi 2 hingga 3 meter tidak mengurangi semangat seluruh personel SAR dalam melaksanakan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

    Komentar
    Additional JS