WNI Peserta Magang Ditangkap setelah Ancam Sesama WNI dengan Pisau di Taman Sapporo Jepang - Tribunnews
Ringkasan Berita:
- Polisi Jepang menangkap peserta magang teknis asal Indonesia berusia 22 tahun yang diduga mengancam sesama WNI dengan pisau di Sapporo, Hokkaido
- Korban mengalami luka ringan setelah sempat bergumul dengan pelaku dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi
- Tersangka mengakui perbuatannya, sementara motif dan penyebab perselisihan masih diselidiki
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, JEPANG — Polisi Jepang menangkap seorang peserta magang teknis berkewarganegaraan Indonesia berusia 22 tahun karena diduga mengancam sesama WNI menggunakan senjata tajam di sebuah taman di Kota Sapporo, Hokkaido.
Pria yang tinggal di Distrik Nishi, Sapporo, itu ditangkap atas dugaan melanggar Undang-Undang tentang Hukuman terhadap Tindakan Kekerasan.
Menurut kepolisian, peristiwa tersebut terjadi pada 18 Juli 2026 sekitar pukul 21.00 di Taman Noshi, Distrik Nishi.
Tersangka diduga mengarahkan benda menyerupai pisau kepada seorang peserta magang teknis asal Indonesia berusia 20-an tahun sambil mengancam, “Saya akan membunuhmu. Saya datang untuk membunuhmu.” ungkap polisi menirukan pengakuan tersangka.
Dua hari setelah kejadian, korban mendatangi kantor polisi dan melaporkan bahwa dirinya terlibat perselisihan dengan seorang pria yang membawa senjata tajam.
Baca juga: Pesan PM Jepang Resmi Kepada Masyarakat Jepang Terkait Gempa Besar Kumamoto
Korban mengalami luka ringan ketika keduanya bergumul. Namun, polisi memastikan luka tersebut tidak membahayakan nyawanya.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya.
“Saya mengancamnya dengan menodongkan pisau,” kata tersangka sebagaimana disampaikan kepolisian.
Kedua WNI tersebut disebut tidak saling mengenal secara dekat dan hanya mengetahui nama satu sama lain. Polisi masih menyelidiki motif tersangka serta situasi yang melatarbelakangi kejadian tersebut.
Diskusi beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com