Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Breaking News : Kecelakaan Maut di OKU Timur, L300 Bawa 16 Penumpang Terguling, 2 Penumpang Tewas - Tribunnews

    5 min read

     

    Dokumentasi/Polres OKU Timur A-A+ PENANGANAN KECELAKAAN -- Petugas melakukan penanganan kecelakaan tunggal mobil Mitsubishi Colt Diesel L300 yang terguling di Jalan Raya Belitang BK 8, Desa Suka Rame, Kecamatan Belitang, OKU Timur, Selasa (25/8/2026). Kecelakaan tersebut menewaskan dua penumpang. 
    Ringkasan Berita:
    • Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Belitang BK 8, Desa Suka Rame, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
    • Kecelakaan itu melibatkan Mitsubishi Colt Diesel L300 yang membawa 16 orang, dua orang tewas dalam insiden itu.
    • Insiden bermula saat pengemudi membanting kemudi akibat menghindari lubang jalan saat hendak mendahului motor.

    TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA -- Kecelakaan maut yang menewaskan dua orang terjadi di Jalan Raya Belitang BK 8, Desa Suka Rame, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatra Selatan, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

    Kecelakaan itu dialami satu unit mobil Mitsubishi Colt Diesel L300 warna hitam bernomor polisi BG 9882 Y yang membawa 16 orang, terdiri dari seorang pengemudi dan 15 penumpang.

    Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang meninggal dunia. Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya sempat dibawa ke rumah sakit namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.

    Selain itu, satu korban mengalami luka berat, tujuh orang mengalami luka ringan, sedangkan lima penumpang lainnya dilaporkan tidak mengalami luka.

    Kasat Lantas Polres OKU Timur, AKP Herman, mengatakan kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan Roihan Pradana (21), warga Desa Tugu Harum, Kecamatan Belitang Mulya, melaju dari arah Gumawang menuju Martapura dengan membawa 15 penumpang.

    Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan mengambil lajur sebelah kanan karena pengemudi hendak mendahului sepeda motor yang berada di depannya.

    Namun, saat melakukan manuver tersebut, pengemudi diduga tidak memperhatikan kondisi jalan di sisi kanan yang terdapat lubang.

    Pengemudi kemudian terkejut dan membanting kemudi ke kiri. Kendaraan oleng dan kehilangan kendali.

    "Setelah kendaraan oleng, pengemudi kembali membanting kemudi ke kanan hingga masuk ke lajur kanan dan akhirnya terguling di luar badan jalan," jelas AKP Herman, Selasa (25/8/2026).

    Kecelakaan tersebut mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka.

    Satu penumpang meninggal dunia di tempat, sedangkan korban lainnya meninggal setelah sempat mendapatkan penanganan di rumah sakit.

    Menurut AKP Herman, petugas Satlantas Polres OKU Timur telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, mengamankan kendaraan dan barang bukti, serta melakukan pendataan terhadap korban maupun saksi.

    Pihak kepolisian juga masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap peristiwa kecelakaan tersebut.

    "Kami masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kecelakaan ini. Kami mengimbau seluruh pengendara agar selalu berhati-hati, memperhatikan kondisi jalan, tidak memaksakan diri saat mendahului, dan memastikan kendaraan serta penumpang dalam kondisi aman," ujar Herman.

    Sementara itu, Kapolres OKU Timur, AKBP Lalu Hedwin Hanggara, mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

    Menurutnya, kecelakaan tersebut menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk tidak mengambil risiko ketika kondisi jalan tidak memungkinkan, terlebih saat membawa banyak penumpang.

    "Jangan karena ingin cepat sampai, keselamatan justru dipertaruhkan. Kurangi kecepatan, konsentrasi saat berkendara, dan jangan mengambil risiko saat kondisi jalan tidak memungkinkan untuk mendahului," tegas Lalu Hedwin.

    Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat memperhatikan jumlah penumpang yang dibawa serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum digunakan.

    Ia menekankan, keselamatan harus menjadi pertimbangan utama, bukan sekadar mengejar waktu tempuh perjalanan.

    "Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap perjalanan. Jangan mengambil keputusan yang berisiko ketika kondisi jalan maupun situasi lalu lintas tidak memungkinkan," katanya.

    Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan manuver mendahului.

    Pengendara diminta selalu memperhatikan kondisi jalan, menjaga kecepatan, berkonsentrasi penuh, serta memastikan kendaraan dan penumpang berada dalam kondisi aman sebelum perjalanan dimulai.

    Atas musibah tersebut, Kapolres OKU Timur bersama jajaran menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan berharap para korban yang mengalami luka segera mendapatkan kesembuhan.

    "Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan. Kepada masyarakat, jadikan kejadian ini sebagai pelajaran bersama. Utamakan keselamatan, karena satu keputusan di jalan dapat menentukan keselamatan banyak orang," tutup Lalu Hedwin.

    Baca Berita Menarik Lainnya di Google News  

    Ikuti dan Bergabung di Saluran WhatsApp TribunSumsel.com

    Komentar
    Additional JS