Hukumonline Gelar Pelatihan Kepatuhan Perlindungan Konsumen dalam Praktik Bisnis di Perusahaan - Hukumonline

Foto
Resa Esnir
Hukumonline menyelenggarakan pelatihan hukum bertajuk "Perlindungan Konsumen dalam Praktik Bisnis: Aspek Kepatuhan, Manajemen Krisis, dan Penanganan Sengketa" di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman pelaku usaha mengenai kewajiban hukum dalam perlindungan konsumen sekaligus strategi menghadapi risiko sengketa di era pengawasan regulator yang semakin ketat.
Pelatihan menghadirkan dua praktisi hukum dari Soemadipradja & Taher, yakni Verry Iskandar dan Romi Emirat, yang membahas berbagai aspek kepatuhan perlindungan konsumen berdasarkan pengalaman praktik di dunia usaha. Keduanya menekankan pentingnya pendekatan preventif agar perusahaan mampu meminimalkan risiko hukum maupun reputasi.
Dalam praktik bisnis modern, perlindungan konsumen tidak lagi dipandang sebagai sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari tata kelola perusahaan yang baik. Penyusunan kontrak baku, penyampaian informasi dan iklan, pengelolaan data pribadi, hingga mekanisme penanganan keluhan konsumen menjadi area yang membutuhkan kepatuhan hukum secara menyeluruh.
Hukumonline menjelaskan bahwa kesalahan dalam mengelola aspek-aspek tersebut dapat berujung pada sanksi administratif, gugatan perdata, hingga menurunnya kepercayaan publik terhadap perusahaan. Karena itu, pelaku usaha dituntut memahami perkembangan regulasi sekaligus menerapkannya dalam operasional sehari-hari.
Sepanjang pelatihan, peserta memperoleh pembahasan komprehensif mengenai perkembangan hukum perlindungan konsumen dan implikasinya terhadap kegiatan usaha. Materi difokuskan pada strategi mitigasi risiko hukum, kepatuhan terhadap regulasi, serta penguatan kebijakan internal perusahaan dalam melindungi hak-hak konsumen.
Selain aspek kepatuhan, pelatihan juga mengulas penanganan sengketa konsumen dan manajemen krisis melalui studi kasus praktis. Topik yang dibahas mencakup kontrak baku, perlindungan data pribadi, tanggung jawab produk, hingga strategi penyelesaian sengketa yang efektif untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan reputasi perusahaan.