Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured KRI Gadjah Mada Spesial

    Kapal Induk KRI Gajah Mada Tampil Perdana pada HUT TNI Oktober 2026 - Beritasatu

    3 min read


    Kapal induk Giuseppe Garibaldi. (Wikipedia/Wikipedia)

    Jakarta, Beritasatu.com – Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dijadwalkan tampil perdana dalam peringatan HUT ke-81 TNI pada Oktober 2026. Kapal tersebut akan menjadi salah satu unsur sailing pass dalam parade alutsista TNI.

    Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan kapal induk tersebut akan bergabung dengan sejumlah armada TNI AL dalam rangkaian parade alat utama sistem senjata (alutsista) laut.

    “Sesuai rencana awal, Garibaldi rencananya akan dilibatkan sebagai salah satu unsur sailing pass dalam rangka HUT TNI ke-81,” kata Tunggul saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

    Selain mengikuti parade, kapal induk tersebut direncanakan digunakan sebagai kapal bagi tamu sangat penting (very very important person/VVIP), termasuk presiden, menteri, dan pejabat TNI ketika parade alutsista laut berlangsung.

    Meski demikian, Tunggul belum memerinci lokasi maupun konsep pelaksanaan sailing pass pada peringatan HUT ke-81 TNI tersebut.

    Segera Berlayar ke Indonesia

    Kapal induk Giuseppe Garibaldi saat ini masih dalam perjalanan dari Italia menuju Indonesia. Kapal tersebut diperkirakan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026. Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali sebelumnya menyebut kapal diperkirakan tiba sekitar 15-20 September 2026.

    Selama perjalanan menuju Indonesia, kapal masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan berbendera Italia. Setelah tiba di Indonesia, kapal akan berganti bendera menjadi Merah Putih dan secara resmi menyandang nama KRI Gajah Mada.

    “Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi, sesampainya di Indonesia akan berganti bendera Merah Putih dan menjadi KRI Gajah Mada,” kata Ali.

    Kapal tersebut diperoleh Indonesia melalui skema hibah antarpemerintah. Dalam perjalanan menuju Indonesia, Giuseppe Garibaldi akan menempuh rute lebih dari 20 hari dengan melewati Terusan Suez dan Laut Merah.

    Perjalanan kapal juga mendapat pengawalan dari sejumlah fregat Angkatan Laut Italia.

    Peresmian KRI Gajah Mada 

    Pergantian nama dan bendera kapal direncanakan berlangsung pada 25 September 2026. Prosesi tersebut juga direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

    “Tanggal 25 bisa pengukuhan atau pergantian bendera menjadi bendera Indonesia dan penggantian nama dari Garibaldi menjadi Gajah Mada. Rencananya Bapak Presiden akan ikut meresmikan,” ujar Ali.

    Setelah resmi menjadi KRI Gajah Mada, kapal tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari kekuatan armada TNI AL. Kapal juga diproyeksikan mendukung pengoperasian helikopter milik TNI AL, TNI AU, maupun TNI AD.

    TNI AL juga akan menyiapkan pelatihan bagi para penerbang agar mampu melakukan pendaratan dan pengoperasian helikopter dari kapal tersebut.

    Dengan jadwal kedatangan pada September dan rencana tampil dalam sailing pass pada Oktober, KRI Gajah Mada berpotensi menjadi salah satu alutsista yang mendapat perhatian dalam peringatan HUT ke-81 TNI.

    Komentar
    Additional JS