Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Kesaksian Sopir Bus Eka yang Terbakar di Madiun: Diperingatkan Ada Asap oleh Pengendara Lain - Surya Malang

    6 min read


    Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Sofyan Arif Candra Sakti

    Ringkasan Berita:
    • Sopir Bus Eka, Anasrudin, mengungkapkan kronologi terbakarnya bus jurusan Surabaya-Cilacap di Desa Tiron, Kecamatan Madiun.
    • Dugaan sementara menyebutkan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. 
    • Sebanyak 19 penumpang beserta seluruh barang bagasi dipastikan selamat dan langsung dialihkan ke bus armada pengganti untuk melanjutkan perjalanan.

    SURYAMALANG.COM, MADIUN - Armada transportasi Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Bus Eka jurusan Surabaya-Cilacap mendadak terbakar di Jalan Nasional Surabaya-Madiun, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Jawa Timur pada Sabtu (22/8/2026) siang. 

    Sang sopir, Anasrudin, mengaku baru menyadari bahaya setelah diperingatkan pengendara lain yang melihat kepulan asap membubung dari bagian belakang bus saat berhenti di lampu merah.

    Beruntung, sebanyak 19 penumpang beserta kru berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum kobaran api membesar dan menghanguskan kendaraan.

    Kesaksian Sopir Bus Eka

    Anasrudin pun mengungkap detik-detik bus bernomor polisi S 7856 US yang dikemudikannya terbakar sekitar pukul 11.20 WIB.

    Anasrudin mengatakan, sebelum kebakaran terjadi, bus melaju normal dari Surabaya menuju Cilacap.

    Tidak ada kendala ataupun tanda-tanda kerusakan pada kendaraan sebelum munculnya asap dari bagian belakang.

    "Sama sekali enggak ada (keluhan atau trouble). Jalan biasa," kata Anasrudin, Sabtu.

    Baca juga: BREAKING NEWS: Bus Eka Terbakar di Jalan Surabaya - Madiun, 19 Penumpang Selamat

    Anasrudin baru menyadari adanya masalah setelah mendapat pemberitahuan dari pengemudi kendaraan lain yang melihat asap membubung dari bagian belakang bus.

    Saat itu, posisi bus berada di sekitar lampu merah Nglames, Kecamatan Madiun.

    "Dari belakang kan kelihatan spionnya itu. Terus ada pemberitahuan dari pengemudi yang lain, pas di lampu merah Nglames itu," ujarnya.

    Mendapat informasi tersebut, Anasrudin langsung menepikan bus dan berusaha memadamkan api yang mulai muncul dari bagian belakang. Namun, upaya tersebut gagal karena api menyebar dengan sangat cepat.

    Baca juga: BREAKING NEWS: Bus Gunung Harta Jakarta-Jember Terbakar di Tol Caruban-Nganjuk Angkut 30 Penumpang

    "Terus berhenti, saya berusaha pinggir, padamkan. Sudah enggak nutut," ungkapnya.

    Menurut Anasrudin, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada bagian mesin bus.

    "Korsleting listrik," katanya saat ditanya mengenai dugaan penyebab kebakaran.

    Anasrudin memastikan sebelum kejadian tidak ada gangguan pada mesin.

    Api muncul secara tiba-tiba dari bagian belakang ketika kendaraan masih dalam perjalanan.

    19 Penumpang Selamat

    Bus Eka tersebut diketahui membawa 19 penumpang.

    Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi sebelum api melahap habis seluruh badan bus. 

    Anasrudin menyampaikan, para penumpang beserta seluruh barang bawaan di dalam bagasi telah diangkut dan dialihkan ke armada bus lain untuk melanjutkan perjalanan menuju Cilacap.

    "Sudah dialihkan. Bagasi-bagasi sudah diambil," ujarnya.

    Baca juga: Cerita Sopir Selamatkan 30 Penumpang saat Bus Gunung Harta Tiba-tiba Terbakar di Tol Nganjuk

    Sementara itu, Kapolsek Nglames AKP Agustinus menjelaskan sebelum peristiwa kebakaran terjadi, penumpang dan kru bus sempat mencium bau gosong yang menyengat.

    Ketika sopir menepikan bus dan kap mesin bagian belakang dibuka, asap langsung mengepul hebat dan api berkobar menjalar hingga ke bagian depan.

    "Bus membawa 19 orang penumpang, semuanya selamat," kata Agustinus.

    Picuk Kemacetan Hingga 2 Kilometer

    Petugas Pemadam Kebakaran yang menerima laporan langsung menerjunkan tiga unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

    Proses pemadaman berlangsung sekitar 20 menit hingga api benar-benar padam.

    Setelah penanganan usai, petugas kepolisian memasang garis polisi di sekitar area tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengaturan arus lalu lintas.

    Baca juga: Bus Restu Panda Langgar Marka Sulut Emosi Sopir Truk hingga Pecahkan Kaca di Nglames Madiun

    Peristiwa terbakarnya bus AKAP ini sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas yang cukup panjang di Jalan Nasional Surabaya-Madiun. 

    Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan mengular hingga sekitar dua kilometer.

    Meski menghanguskan armada bus dan memicu kemacetan panjang, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.

    Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com

    Komentar
    Additional JS