Menhan Klarifikasi Isu Larangan Hijab Kadet Perempuan Unhan - Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331150/original/098363200_1787491916-kadet-mahasiswa-unhan-hibur-warga-jakarta-2801123.jpg)
Terkait ketentuan melepas hijab saat menjalani latihan dasar kemiliteran (latsarmil) di Akademi Militer, Magelang, pihak Kemenhan menilai hal tersebut diterapkan karena pertimbangan keamanan.
Dengan melepas jilbab, para kadet diharapkan dapat bergerak lebih leluasa selama menjalani proses latsarmil.
"Dalam kehidupan sehari-hari, kadet perempuan Muslim dapat menggunakan hijab ketika berada di lingkungan tempat tinggal atau mess serta pada kegiatan tertentu di luar kampus, termasuk saat melaksanakan magang," terang siaran pers tersebut.
Oleh karena itu, pihak Kemenhan kembali menegaskan pihaknya tidak punya niatan untuk membatasi prinsip ataupun atribut keagamaan dalam menjalankan pendidikan.
"Kadet diarahkan untuk menjadi insan yang beragama sesuai kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mengamalkan ajaran agama dan kepercayaan masing-masing, baik dalam kedinasan maupun kehidupan pribadi," tegas pihak Kemhan.
Sebelumnya, ramai di media sosial pengakuan seseorang yang berhasil diterima di Unhan setelah melalui ragam proses seleksi. Beberapa jam setelah dinyatakan lulus, dirinya memilih keluar karena diminta untuk melepas hijab oleh pihak penyeleksi.
Kisah tersebut sempat diunggah di akun instagram @wafaahdina beberapa waktu lalu.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6