Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kebakaran Lintas Peristiwa Sade Spesial

    Pasca Kebakaran Desa Adat Sade, Pemprov NTB Bentuk Satgas Pemulihan - Kompas

    4 min read

     


    MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) membentuk satuan tugas (satgas) penanganan pemulihan dan penataan Desa Adat Sade di Desa Rambitan, Kabupaten Lombok Tengah, pascakebakaran pada Sabtu (22/8/2026) malam.

    Pembentukan satgas tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan kawasan Desa Adat Sade yang terdampak kebakaran, termasuk mengoordinasikan rencana rehabilitasi dan penataan kembali kawasan adat dan wisata tersebut.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Sadimin mengatakan, pembentukan satgas merupakan tindak lanjut arahan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dalam rapat pimpinan.

    "Sudah diputuskan satgas ini nanti dipimpin Asisten II Setda Pemprov NTB," ujarnya, Senin (24/8/2026), dilansir dari Antara.

    Bukan Cuma Rumah, Ini yang Hilang dari Desa Adat Sade akibat Kebakaran

    Baca juga: Kebakaran Desa Adat Sade, Kerugian Capai Rp 34 Miliar

    Percepat pemulihan Desa Adat Sade

    Sadimin menjelaskan, satgas dibentuk untuk mempercepat proses pemulihan dan penataan kembali Desa Adat Sade setelah kebakaran.

    "Tugas utama dari ketua satgas ini mempercepat pemulihan, mengkordinasikan rencana rehabilitasi, serta membagi peran antarinstansi terkait," kata Sadimin.

    Pembentukan satgas diharapkan dapat memperjelas pembagian tugas antarinstansi dalam menangani dampak kebakaran sekaligus mempercepat proses rehabilitasi kawasan Desa Adat Sade.

    Nilai kerugian masih dihitung

    Berdasarkan data BPBD NTB, kebakaran Desa Adat Sade berdampak terhadap 120 kepala keluarga (KK) atau sekitar 320 jiwa.

    Selain menyebabkan warga terdampak, kebakaran juga merusak puluhan rumah adat dan sejumlah bangunan serta fasilitas adat di kawasan tersebut.

    Baca juga: Polisi Lakukan Olah TKP di Desa Adat Sade, Selidiki Penyebab Kebakaran

    Sebanyak 75 rumah adat dan satu bangunan masjid dilaporkan rusak akibat kebakaran.

    Kerusakan juga terjadi pada sejumlah bangunan tradisional yang menjadi bagian dari kawasan Desa Adat Sade.

    Bangunan tersebut meliputi delapan lumbung alang-alang, 69 arsop, empat berugak besar, enam berugak sekepat, serta satu bale belik.

    Sementara itu, fasilitas umum dan wisata yang terdampak meliputi satu fasilitas kawasan wisata dan satu gerbang adat.

    Terkait total kerugian akibat kebakaran Desa Adat Sade, BPBD NTB masih melakukan penghitungan.

    "Kalau nilai kerugiannya berapa itu masih dihitung. Kalau Pemkab Lombok Tengah sebut Rp34 miliar nilai kerugiannya. Kalau dari kami masih dihitung ya," kata Sadimin.

    Baca juga: Rekonstruksi Desa Adat Sade Akan Dilengkapi Jalur Evakuasi

    Untuk penyaluran bantuan kepada warga terdampak, Sadimin mengatakan penanganannya dilakukan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

    "Kalau berapa kami tidak monitor karena ditangani di Lombok Tengah. Kalau dari BPBD NTB ada tenda, terpal, dan lain-lain," tukasnya.

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Desa Adat Sade Ludes Terbakar: 120 Rumah hingga Naskah Lontar Kuno Lenyap

    Komentar
    Additional JS