Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gibran Rakabuming Raka Ijazah Spesial

    Selain Purnawirawan TNI, Pemodal Sayembara Ijazah Gibran Makin Banyak, Total Sumbangan Kini Tembus Rp2 Miliar - Fajar

    2 min read

     

    Denny Indrayana

    FAJAR.CO.ID – Hadiah sayembara untuk menemukan atau menunjukkan ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah menembus angka Rp2 miliar.

    Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana menyebut total hadiah tersebut kini mencapai Rp2.016.370.000.

    “Baru saja hadiah sayembara menunjukkan ijazah SMA/sederajat Gibran Rakabuming Raka sudah tembus angka Rp2 miliar,” kata Denny, dikutip Jumat (21/8/2026).

    Denny mengatakan, jumlah tersebut terus bertambah karena banyak pihak yang ingin ikut menyumbang. Hingga 20 Agustus, total sumbangan disebut meningkat hampir Rp1 miliar.

    Ia menjelaskan, ada sejumlah ketentuan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi. Penyumbang tidak perlu mentransfer uang. Selain itu, identitas penyumbang akan dirahasiakan, kecuali pihak yang memang bersedia identitasnya diketahui publik.

    Salah satu pihak yang terbuka mengenai sumbangannya adalah Forum Purnawirawan TNI yang memberikan Rp100 juta.

    “Siapa pun yang ingin menyumbang, silakan WhatsApp besaran sumbangan dan kartu identitas. Bisa KTP atau SIM ke nomor WA 085289714823,” ujarnya.

    Denny menegaskan, sayembara tersebut merupakan bagian dari gerakan sosial. Sementara itu, langkah hukum terkait persoalan tersebut tetap akan ditempuh melalui sejumlah jalur.

    “Siapa pun yang ingin menyumbang, silakan. Ini adalah gerakan sosial kita. Langkah hukum tetap dilakukan. Gugatan ke PTUN, ke PN, KIP. Tapi gerakan sosial juga perlu kita gaungkan,” lanjutnya.

    Ia juga menyoroti persyaratan pendidikan bagi calon wakil presiden. Menurutnya, seseorang yang menjabat sebagai wakil presiden harus memenuhi ketentuan pendidikan SMA atau sederajat.

    “Jika Mas Gibran tidak punya bukti pendidikan SMA atau sederajat, makanya kita menuntut beliau untuk mundur, berhenti atau dimundurkan,” tandasnya.

    (Muhsin/Fajar)

    Komentar
    Additional JS