Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Demo Featured Kasus Pati Spesial

    Sopir Bus Massa Pati Diduga Diintimidasi Jelang Demo 27 Agustus - Liputan6

    1 min read

     

    Massa dari Pati bersitegang dengan polisi saat bus hendak berangkat ke Jakarta. (Liputan6.com/Arief Pramono)

    Liputan6.com, Jakarta - Persiapan keberangkatan massa dari Pati menuju Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026 sempat diwarnai situasi tak terduga. Sejumlah bus yang akan mengangkut rombongan warga bahkan telah berkumpul di halaman Kantor Bupati Pati, Rabu (26/8/2026), sebelum perjalanan dimulai.

    Namun, di tengah persiapan tersebut, muncul dugaan intimidasi terhadap salah seorang sopir bus. Sopir mengaku mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal dan diminta membatalkan perjalanan menuju Jakarta.

    Dalam komunikasi tersebut, penelepon disebut memperingatkan bahwa dokumen kendaraan, surat-surat bus, hingga SIM berpotensi ditahan apabila perjalanan tetap dilanjutkan.

    Situasi itu kemudian direspons aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Novie Andrianta. Di tengah persiapan rombongan, dia memberikan semangat kepada sopir agar tidak gentar menghadapi dugaan tekanan tersebut.

    “Santai, nggak usah takut. Berjuang bersama-sama, nggak usah takut,” ujar Novie kepada sopir bus yang bersangkutan.

    Novie meminta sopir tetap tenang selama perjalanan dan tidak mudah terpengaruh oleh telepon dari pihak yang identitasnya belum diketahui. Menurutnya, keberangkatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.

    “Dilawan saja, nggak usah takut-takut. Dilawan aja,” kata Novie memberikan semangat.

    Dia kemudian menjelaskan salah satu isu yang hendak dibawa massa dalam aksi di Jakarta, yakni tuntutan terkait perampasan aset hasil tindak pidana korupsi.

    “Ini kan buat kepentingan bersama, perampasan aset untuk koruptor, untuk masyarakat Indonesia,” terang Novie.

    Komentar
    Additional JS