Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Demo Featured Spesial

    Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus - suara

    4 min read

     

    Ratusan mahasiswa UI membubarkan diri usai di depan Gedung UOB saat hendak menggelar aksi demo di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Alif]

    Baca 10 detik

    • Mahasiswa gagal menggelar aksi demo di Bundaran HI di Jakarta pada 18 Agustus 2026 karena dicegah kepolisian.
    • Aksi unjuk rasa tersebut membawa delapan tuntutan penting termasuk evaluasi proyek nasional serta penghentian korupsi.
    • Massa mahasiswa akhirnya membubarkan diri secara tertib dan berencana menggelar aksi lanjutan pada akhir Agustus 2026.

    Suara.com - Rencana massa mahasiswa menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa mencapai titik tujuan. Setelah tertahan barikade kepolisian di depan Gedung UOB, massa dari sejumlah kampus akhirnya menarik barisan dan membubarkan diri.

    Berdasarkan pantauan Suara.com, massa BEM Universitas Indonesia (UI) lebih dulu meninggalkan lokasi sekitar pukul 18.07 WIB. Sementara massa dari Universitas Pancasila (UP) menyusul menarik barisan sekitar pukul 18.34 WIB.

    Sebelum membubarkan diri, massa aksi sempat menyanyikan lagu Tanah Airku bersama-sama sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.

    Koordinator Bidang Sosial dan Politik BEM UI Hafidz Haernanda mengatakan polisi tetap melarang massa bergerak menuju Bundaran HI. Menurutnya, alasan yang disampaikan kepolisian berkaitan dengan kekhawatiran aksi mengganggu ketertiban umum.

    "Karena katanya kita menghancurkan ketertiban umum," kata Hafidz kepada Suara.com pada Selasa, (18/8/2026).

    Meski gagal mencapai Bundaran HI, Hafidz memastikan aksi tersebut bukan yang terakhir. BEM UI akan melakukan konsolidasi untuk menyiapkan aksi lanjutan.

    "Ini bukan yang terakhir kali kita ke sini. Kita akan terus ke sini sampai tembus," katanya.

    Hafidz menyebut aksi berikutnya tengah dipersiapkan dan kemungkinan digelar pada akhir Agustus 2026.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung berhadapan dengan massa demo mahasiswa yang hendak menuju Bundaran HI. [Suara.com/Alif]
    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung berhadapan dengan massa demo mahasiswa yang hendak menuju Bundaran HI. [Suara.com/Alif]

    Bawa Delapan Tuntutan

    Baca Juga: 21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

    Sebelumnya, ratusan mahasiswa UI bersama sejumlah elemen mahasiswa berencana menggelar aksi di kawasan Bundaran HI. Aksi tersebut digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

    Massa membawa delapan tuntutan, mulai dari penghentian Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), reforma agraria, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, hingga evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN).

    Mereka juga menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), menolak pemusatan kekuasaan serta pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).

    Selain itu, mahasiswa meminta pemerintah menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores serta mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana.

    Tuntutan terakhir berkaitan dengan ruang sipil. Mahasiswa meminta penghentian tindakan represif dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta pembubaran YON TP.

    Reporter: Alif Bintang

    Komentar
    Additional JS