Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Danantara Featured Jasa Marga Spesial

    Tingkatkan Customer Experience, Danantara Tinjau 3 Layanan Jasa Marga - Metro tv

    4 min read

     

    Bekasi: PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan utama, yakni layanan preservasi, rest area, dan informasi jalan tol, untuk meningkatkan customer experience. Penguatan tersebut menjadi sorotan utama dalam kunjungan Senior Director Transportation Sector PT Danantara Asset Management (DAM), Wamildan Tsani Panjaitan, beserta jajarannya ke Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) di Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Agustus 2026.

    Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, yang turut mendampingi kunjungan tersebut menjelaskan bahwa penguatan pilar layanan ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan agar semakin berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    “Langkah ini selaras dengan arahan Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi pelayanan BUMN untuk meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Kami ingin mendorong transformasi peradaban melalui pergeseran dari infrastructure menjadi infraculture, dengan mengubah paradigma yang semula berfokus pada pengembangan jalan tol sebagai aset infrastruktur menuju budaya pelayanan terbaik dalam menghadirkan pengalaman perjalanan penuh arti melalui semangat melayani sepenuh hati,” ujar Rivan, Jumat, 28 Agustus 2026.

    Ketiga pilar layanan ini didesain untuk saling melengkapi demi menghadirkan pengalaman perjalanan yang optimal. Berikut adalah rinciannya:

    1. Layanan Preservasi (Protect the Journey)

    Berfokus pada menjaga kualitas dan keselamatan jalan. Jasa Marga mengembangkan sistem TROOPS (Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System) dan Hawkeye untuk mendeteksi kondisi jalan lebih dini.

    Layanan ini juga menyoroti penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL). Meski volume truk hanya 13 persen dari total lalu lintas, keterlibatannya dalam insiden di jalan tol mencapai 70 persen.

    “Karena itu, Jasa Marga terus berkolaborasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri. Integrasi sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) dengan Weigh In Motion (WIM) dan RFID Reader menjadi penting untuk mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang. Integrasi ini merupakan bagian dari upaya Jasa Marga mendukung penanganan Zero ODOL 2027 sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” jelas Rivan.

    2. Layanan Rest Area (Support the Journey)

    Jasa Marga mentransformasi rest area dari sekadar area transit menjadi destination area yang modern dan humanis. Langkah ini diwujudkan melalui penataan kawasan, penguatan UMKM, penambahan SPKLU, serta penerapan waste management dan urban forest area.

    3. Layanan Informasi (Inform the Journey)

    Jasa Marga mengoptimalkan fungsi JMTC sebagai pusat data lalu lintas real-time. Ekosistem ini diperkuat oleh aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM agar pengguna jalan bisa mengakses informasi perjalanan secara tepat dan mudah.

    Apresiasi Danantara Indonesia

    Senior Director Transportation Sector DAM, Wamildan Tsani Panjaitan, menegaskan bahwa kolaborasi sangat penting untuk mendorong transformasi BUMN transportasi. Ia mengingatkan bahwa BUMN adalah wajah negara yang berinteraksi langsung dengan publik.

    "Karena itu, keberhasilan Jasa Marga tidak hanya diukur dari pertumbuhan traffic, pendapatan tol, maupun penyelesaian proyek strategis jalan tol, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan pengguna, antara lain kondisi jalan yang terjaga, perjalanan yang semakin lancar, keselamatan pengguna yang semakin terjamin, serta kemampuan mengantisipasi dan menangani gangguan secara cepat," kata Wamildan.


    Senior Director Transportation Sector DAM, Wamildan Tsani Panjaitan. (Istimewa)

    Wamildan turut mengapresiasi kelengkapan fitur Travoy serta pengelolaan Travoy Rest KM 88A dan KM 88B Tol Cipularang yang dinilai memiliki standar pelayanan prima. Ia mendorong Jasa Marga untuk mereplikasi standar tersebut pada rest area lainnya secara konsisten dan memperluas kanal informasi agar lebih inklusif.

    Sebagai informasi, capaian positif Jasa Marga tercermin dari Indeks Kepuasan Pelanggan tahun 2025 yang meraih skor 5,13 dari skala 6 (kategori Puas). Pada semester I 2026, tingkat kepuasan terhadap bantuan petugas bahkan menyentuh angka 98,85 persen.

    Sebagai pengelola jalan tol terbesar di Indonesia dengan konsesi 1.294 kilometer di 32 ruas, Jasa Marga terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang berkeselamatan. Hal ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah guna melanjutkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan konektivitas nasional.

    Komentar
    Additional JS