Wamensos Klaim Tak Biarkan Warga NTT Hadapi Bencana Sendirian - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa Kemensos tidak akan membiarkan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi dampak bencana gempa sendirian tanpa bantuan.
"Kemensos akan terus bergerak dan tidak akan membiarkan warga terdampak menghadapi bencana sendirian," kata Agus Jabo dalam Rakor di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, dikutip dari keterangan pers, Senin (17/8/2026).
Ia menegaskan bahwa penanganan bantuan bukan sekadar angka, tetapi memastikan masyarakat tetap aman dan tidak kesulitan.
"Prinsipnya, kalau ada yang menjadi kebutuhan di lokasi bencana, Kemensos siap memberikan dukungan. Kami sudah mempersiapkan logistik yang ada di gudang-gudang yang kami miliki," kata dia.
Sikap Prabowo soal Gempa NTT: Utus Tiga Menteri Turun Gunung, Langsung Bangun Posko
Baca juga: Anggota DPR Desak Pemerintah Percepat Rekonstruksi Sekolah Rusak akibat Gempa NTT
Di dalam rapat tersebut, Wamensos memaparkan update bantuan dari kementeriannya berupa kasur, selimut, makanan, dan pakaian anak-anak serta pakaian ibu-ibu.
Kemensos juga menyiapkan 1.000 paket sembako untuk masyarakat di Nagekeo dan Manggarai Timur, tambahan 48 ton beras untuk mendukung kebutuhan pangan, serta penguatan dapur umum di Nagekeo, Sikka, dan Manggarai.
Dapur umum diperkirakan melayani lebih dari 457 ribu porsi selama tujuh hari.
Secara keseluruhan, kata Agus Jabo, total dukungan Kemensos mencapai Rp 4,52 miliar.
Baca juga: Update 08.00 Wita Gempa M 7,7 Flores: 54 Orang Tewas, 132 Luka, Ini Rinciannya
"Kita sedang mobilisasi dari tiga gudang. Satu gudang di Bekasi, yang kedua adalah gudang di NTT di Sentra Efata, dan gudang di Dinsos Provinsi NTT," ujarnya.
Untuk korban meninggal dunia, Kemensos akan memberikan tali asih ke setiap ahli waris dengan masing-masing jiwa mendapat Rp 15 juta.
Ia meminta kepada para Bupati dan Kepala Dinas Sosial di daerah masing-masing untuk segera mendata korban meninggal dunia dan melaporkan ke Kemensos.
"Supaya bisa segera ditindaklanjuti untuk memberikan santunan kepada ahli waris dari keluarga korban yang meninggal dunia," kata Agus Jabo.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Batas akses KARIN
Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Khusus Member
Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Indonesia Berada di Kawasan Cincin Api, Gempa NTT Jadi Sorotan Internasional