Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Keuangan Spesial Yusril Ihza Mahendra

    Yusril: Saya Tak Pernah Perintahkan Pembekuan Rekening Aktivis Pati - Kompas

    5 min read

     


    JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengaku tidak pernah memerintahkan penundaan sementara transaksi terhadap rekening miliki Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Botok.

    “PPATK tidak melakukan apa-apa terhadap kasus ini dan saya sendiri selaku Ketua Satgas TPPU (Satuan Tugas Tindak Pidana Pencucian Uang) tidak pernah memerintahkan pembekuan ataupun penundaan sementara transaksi pada rekening tersebut,” kata Yusril dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2026).

    Adapun dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjadi salah satu pihak yang dapat meminta penghentian transaksi mencurigakan.

    Baca juga: Ramai Polemik “Blokir” Rekening Aktivis Pati, Begini Aturannya!

    Yusril mengaku, sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri dan Kapolda Metro Jaya untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

    Bank Mandiri Minta Maaf soal Pemblokiran Rekening Botok Aktivis Pati

    Dia berharap persoalan itu dapat segera diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    Yusril juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjalankan setiap proses berdasarkan koridor hukum dan menghormati kewenangan masing-masing institusi negara.

    “Pemerintah akan melakukan segala sesuatu sesuai dengan prosedur hukum dan tidak akan melakukan hal-hal yang berada di luar kewenangan yang diberikan oleh hukum itu sendiri,” ujarnya.

    Baca juga: Rekening Aktivis Pati Pulih Hari Ini, DPR RI: Alhamdullilah

    Rekening donasi warga Pati

    Rekening milik Supriyono digunakan untuk menampung donasi warga yang dikumpulkan oleh Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) untuk menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR pekan depan.

    Koordinator AMPB, Teguh Istianto, mengatakan, rekening tersebut difungsikan untuk menampung donasi warga yang nominalnya sudah mencapai Rp 80 juta.

    "Keblokirnya hari Jumat, pas keblokir itu saldonya Rp 80 juta, tapi enggak tahu juga kalau setelah itu masih ada yang kirim lagi,” ujar Teguh saat dihubungi Kompas.com lewat telepon, Minggu (23/8/2026).

    Baca juga: Anggota DPR Sindir Rektor Unsoed: Penerimaan Mahasiswa Bukan dari Kemampuan Membayar

    Perkembangan terbaru, Bank Mandiri akan membuka kembali rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) bernama sapaan Botok itu.

    Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pihaknya menerima arahan dan permintaan dari Kapolda, pimpinan Komisi III DPR RI, serta Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

    "Sebagai bank yang melayani nasabah dengan konsekuensi yang diatur di dalam peraturan, maka kami akan menindaklanjuti," kata Riduan dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Rabu (26/8/2026).

    Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

    Batas akses KARIN

    Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Khusus Member

    Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Bank Mandiri Minta Maaf soal Pemblokiran Rekening Aktivis Pati Botok

    Komentar
    Additional JS