Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Amran Sulaiman Berita Featured Kementan Keuangan Spesial

    Anggaran Kementan 2027 Rp28,02 Triliun, Amran Minta Tambahan Rp5 Triliun - SindoNews

    10 min read


    Makin mudah baca berita nasional dan internasional.


    Selasa, 01 September 2026 - 20:17 WIB

    Anggaran Kementan 2027...

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. FOTO/dok.SindoNews

    A A A

    JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pagu anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) pada 2027 ditetapkan sebesar Rp28,02 triliun. Di tengah pagu tersebut, Kementan mengusulkan tambahan anggaran Rp5 triliun untuk memperkuat pengembangan komoditas strategis perkebunan dan mekanisasi pertanian.

    “Pagu anggaran Kementerian Pertanian tahun 2027 ditetapkan menjadi Rp28,02 triliun, yang dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar wajib Rp9,8 triliun dan anggaran pendukung program pangan nasional sebesar Rp18,22 triliun,” ujar Amran dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

    Baca Juga: 13 Pejabat Kementan Dicopot karena Judol, Deposit Tembus Rp200 Juta

    Amran mengatakan alokasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kedaulatan pangan, termasuk pengembangan padi, swasembada bawang putih, cabai, dan bawang merah, serta hilirisasi perkebunan yang mendapat alokasi Rp2,3 triliun. Pagu tersebut meningkat dari batas awal Rp23,23 triliun dan diharapkan mendukung modernisasi pertanian dari hulu hingga hilir.

    Struktur anggaran Kementan 2027 bersumber dari Rupiah Murni Rp26 triliun, Pinjaman Luar Negeri Rp1,17 triliun, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp195 miliar, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp93 miliar, dan Badan Layanan Umum (BLU) Rp85 miliar.

    Dari sisi unit kerja, alokasi terbesar diberikan kepada Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) sebesar Rp4,32 triliun, Ditjen Tanaman Pangan Rp4 triliun, Ditjen Lahan Irigasi Rp4 triliun, Sekretariat Jenderal Rp3,7 triliun, dan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Rp3,4 triliun. Sementara itu, Ditjen Hortikultura mendapat Rp2 triliun, Ditjen Perkebunan Rp2 triliun, Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Rp1,9 triliun, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Rp1,6 triliun, serta Inspektorat Jenderal Rp94 miliar.

    Secara tematik, anggaran tersebut antara lain digunakan untuk belanja mandatori Rp9,8 triliun, penguatan subsektor peternakan Rp798 miliar, program penyuluhan dan pendidikan pertanian Rp973 miliar, operasional kesekretariatan dan pengawasan APIP Rp300 miliar, serta kegiatan pendukung lainnya Rp232 miliar. Adapun DAK Fisik sektor pertanian pada 2027 mendapat pagu Rp111 miliar untuk disalurkan kepada 20 kabupaten di 10 provinsi.

    Baca Juga: Mentan Amran Resmi Ubah Aturan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

    Amran mengatakan Kementan telah mengajukan tambahan anggaran Rp5 triliun kepada Menteri Keuangan pada 18 Agustus 2026. Tambahan tersebut ditujukan untuk mengembangkan komoditas perkebunan bernilai ekonomi dan ekspor, seperti kelapa, lada, pala, tebu, kopi, kakao, dan jambu mete, sekaligus memperkuat mekanisasi budi daya tebu rakyat.

    “Kementerian Pertanian tanggal 18 Agustus 2026 telah bersurat ke Menteri Keuangan terkait usulan anggaran belanja tambahan Rp5 triliun yang difokuskan untuk pengembangan komoditas strategis perkebunan seperti kelapa, lada, pala, tebu, kopi, kakao, dan jambu mete, termasuk pengadaan 1.250 unit traktor komoditas tebu demi menjamin pasokan bahan baku industri dan meningkatkan pendapatan petani,” kata Amran.

    (nng)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Berita Terkait

    Rekomendasi

    Infografis

    20 Universitas Terbaik...

    20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027

    Terpopuler

    1

    2

    3

    4

    5

    Berita Terkini

    MNC Sekuritas Dorong...

    SIG Ajak Relawan Bakti...

    Tak Masuk Akal, BGN...

    Perdagangan Futures...

    IHSG Awali Perdagangan...

    Anggaran Rp6,48 Triliun...

    Komentar
    Additional JS