Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Spesial

    Dendam saat Ospek, Junior Bakar Motor Senior di Kampus UNM, Bawa Bensin dari Luar - Tribunnews

    4 min read

     

    TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Seorang mahasiswa berinisial MA (22) diamankan polisi setelah diduga membakar motor milik seniornya di dalam kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan Mallengkeri Raya, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Selasa (22/9/2026) malam.

    Polisi menduga aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk balas dendam.

    Bahkan, bensin yang digunakan untuk membakar motor disebut telah dibawa MA dari luar kampus.

    Kapolsek Tamalate Kompol Muhammad Idris mengatakan, MA dan pemilik motor masih berasal dari fakultas yang sama, tetapi berbeda jurusan.

    "Yang membakar ini junior. Untuk seniornya ini informasi yang kami dapat sudah selesai," kata Idris saat ditemui wartawan di Polsek Tamalate, Rabu (23/9/2026) dini hari.

    Motor Senior Jadi Sasaran

    Idris mengatakan, MA diduga telah merencanakan aksi tersebut sebelum masuk ke lingkungan kampus.

    MA disebut membawa bensin dari luar kampus.

    Setelah berada di dalam area kampus dan melihat motor milik seniornya terparkir di salah satu sudut, MA kemudian diduga membakar kendaraan tersebut.

    "Melihat ada kendaraan seniornya di situ, dia (MA) sudah rencanakan menurut informasi untuk balas dendam," ujar Idris.

    "Tapi ujung-ujung balas dendam itu terhadap kendaraan daripada seniornya," lanjutnya.

    Motor jenis bebek tersebut kemudian hangus terbakar dan diamankan polisi sebagai barang bukti.

    Diduga Simpan Dendam

    Polisi menduga aksi pembakaran berkaitan dengan dendam pribadi antara MA dan seniornya.

    Dalam pemeriksaan awal, MA disebut mengaku pernah mendapat perlakuan yang menurutnya tidak pantas saat mengikuti ospek atau masa pengenalan kampus.

    "Mungkin dendamnya saat dia ospek atau masa pengenalan kampus. Tapi tadi kami sempat interogasi secara singkat, dia (MA) mengaku pernah diperlakukan secara tidak pantas akhirnya menimbulkan sakit hati," jelas Idris.

    Namun, keterangan tersebut masih menjadi bagian dari pemeriksaan awal.

    Polisi belum menetapkan secara resmi motif maupun pasal yang akan dikenakan terhadap MA.

    MA Diamankan, Polisi Cegah Tawuran

    Personel Polsek Tamalate mendatangi kampus setelah menerima informasi mengenai pembakaran motor tersebut.

    MA kemudian diamankan bersama barang bukti motor yang terbakar dan dibawa ke Polsek Tamalate.

    Polisi mengambil langkah pengamanan karena khawatir perselisihan tersebut berkembang menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk potensi tawuran antar mahasiswa.

    Polsek Tamalate berada di Jalan Danau Tanjung Bunga, sekitar 4 kilometer dari kampus UNM Parangtambung.

    Saat diamankan, MA juga mengalami luka lebam pada bagian wajah.

    Kepada polisi, MA mengaku dipukul sejumlah teman kampusnya.

    "Saya dipukul komandan, dari teman-teman kampus sendiri," ujar MA.

    Pemilik Motor Belum Buat Laporan

    Idris mengatakan, polisi belum dapat memastikan pasal yang akan diterapkan kepada MA.

    Sebab, hingga Rabu dini hari, pemilik motor masih ditunggu untuk membuat laporan polisi.

    "Belum bisa kami sampaikan pasalnya karena pemilik kendaraan masih kami tunggu untuk membuat laporan," kata Idris.

    Polisi selanjutnya akan mendalami laporan tersebut, termasuk dugaan pembakaran yang telah direncanakan, hubungan antara MA dengan seniornya, serta rangkaian kejadian yang terjadi sebelum dan setelah motor dibakar. (*)

    Komentar
    Additional JS