Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gus Ipul Kasus Keuangan Muktamar NU Spesial

    Gus Ipul Murka dengan Isu Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar NU: Itu Fitnah, Kita Somasi! - Inilah

    14 min read

     Rabu, 23 September 2026 - 16:27 WIB

    Share

    Sekretaris Jenderal PBNU periode 2021–2026 Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Gus Ipul menyebut isu aliran Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU sebagai fitnah dan menyiapkan somasi terhadap tiga orang. (Foto: Inilah.com/Vonita).

    Sekretaris Jenderal PBNU periode 2021–2026 Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Gus Ipul menyebut isu aliran Rp480 miliar ke Muktamar ke-35 NU sebagai fitnah dan menyiapkan somasi terhadap tiga orang. (Foto: Inilah.com/Vonita).

    Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

    + Gabung

    KecilBesar

    Sekretaris Jenderal PBNU periode 2021–2026 Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengecam tudingan adanya aliran uang Rp480 miliar dalam penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

    Tudingan tersebut sebelumnya disampaikan Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur. Gus Ipul menyebut pernyataan itu sebagai fitnah yang menyesatkan dan harus dibuktikan.

    “Itu kan fitnah. Ya, itu yang harus dibuktikan. Dan itu bahaya sekali kalau kemudian enggak terbukti. Menurut saya, itu menyesatkan sekali,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).

    Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU itu mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai menyebarkan tuduhan tanpa bukti.

    Sebagai langkah awal, somasi akan dilayangkan kepada sedikitnya tiga orang. Persoalan tersebut akan diteruskan melalui proses hukum jika somasi tidak mendapatkan jawaban.

    “Ya, kita akan lakukan somasi kepada beberapa pihak. Setidak-tidaknya ada tiga orang yang akan kita somasi. Jika tidak ada jawaban, nanti akan kita teruskan melalui proses hukum,” jelasnya.

    Gus Lilur Klaim Uang Diangkut Dua Land Cruiser

    Polemik ini bermula ketika Gus Lilur mengklaim menerima informasi mengenai uang Rp480 miliar yang dibawa dari kawasan Jakarta menuju Jombang menjelang Muktamar ke-35 NU.

    Menurut klaim Gus Lilur, uang tersebut diangkut menggunakan dua mobil Toyota Land Cruiser.

    “Secara informal mereka menjelaskan bahwa ada dua mobil Land Cruiser yang berangkat dari satu tempat di Selatan-Timur Jakarta,” kata Gus Lilur.

    Dari jumlah tersebut, Gus Lilur mengaitkan uang Rp180 miliar dengan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.

    “Nah, Rp180 (miliar) itu dikabarkan kreasinya NW. Ya, NW itu Nusron Wahid,” ujarnya.

    Pernyataan itu masih berupa klaim Gus Lilur. Belum ada bukti yang disampaikan kepada publik untuk memastikan keberadaan, asal-usul, maupun penggunaan uang Rp480 miliar tersebut.

    Gus Ipul sebelumnya juga telah membantah adanya hubungan antara uang yang tengah diusut dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian ATR/BPN dan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.

    “Sebagai Ketua Panitia, saya pastikan tidak ada kaitan kasus yang sedang ramai dibicarakan ini dengan Muktamar. Saya pastikan itu tidak ada,” kata Gus Ipul.

    Belum Ungkap Nama yang Disomasi

    Meski menyebut akan melayangkan somasi kepada tiga orang, Gus Ipul belum mengungkap identitas mereka. Ia juga tidak memastikan apakah Gus Lilur termasuk salah satu pihak yang akan menerima somasi.

    “Ya, nanti besoklah. Tunggu ya. Masih di dalam proses pembicaraan dengan penasihat hukum,” ujarnya.

    Gus Ipul mengatakan PBNU terus melakukan konsolidasi setelah Muktamar ke-35 NU. Menurutnya, pihak yang menang maupun kalah harus sama-sama menjaga kehormatan hasil muktamar.

    Ia meminta semua pihak tidak mengotori pelaksanaan muktamar dengan tuduhan mengenai politik uang, intervensi, maupun praktik lain yang tidak dapat dibuktikan.

    “Ya, banyak itu mengembangkan ada risywah, ada intervensi, ada hal-hal yang enggak dilakukan tetapi dikabarkan. Itu sesungguhnya kan fitnah,” kata Gus Ipul.

    000

    0 suka

    0 bookmark

    Google

    Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

    Tambahkan Sekarang

    Topik

    Share

    BERITA TERKAIT

    BERITA TERKINI

    • Unggahan akun Instagram Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (26/9/2026).


    • Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) bersama istri menyambangi rumah duka Guruh Soekarnoputra, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Inilah.com/Vonita)


    • Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno memberikan keterangan kepada awak media menjelang pemakaman Guruh Soekarnoputra, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Inilah.com/Vonita)


    • Ilustrasi - Sejumlah elite partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintahan dikabarkan kian intens menggelar "kongkow politik". (Desain: inilah.com)


    • Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Inilah.com/Vonita)


    Komentar
    Additional JS