Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Featured Kak Seto Kasus Keracunan Kesehatan Makan Bergizi Gratis Perundungan Spesial

    Korban Keracunan MBG Kembali Sekolah, Kak Seto Minta Perlindungan dari Perundungan - Republika

    11 min read

     

    Anak yang pulih berhak kembali sekolah tanpa takut dirundung lagi.

    Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang dikenal Kak Seto.

    ANTARA/M Risyal Hidayat Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang dikenal Kak Seto.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rencana Agnesia dan Febiona untuk kembali bersekolah setelah menjalani perawatan dan masa pemulihan perlu dibarengi dengan jaminan lingkungan yang aman dan terbebas dari perundungan.

    Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau Kak Seto, meminta sekolah, guru, orang tua, serta lingkungan sekitar memberikan perlindungan maksimal kepada keduanya. Hal itu penting agar Agnesia dan Febiona tidak kembali menghadapi olok-olok maupun bentuk perundungan lain saat mulai menjalani aktivitas sekolah.

    “Iya, tentu biar sekolah mohon bisa menerima ini dengan baik, juga tidak melakukan bullying, perundungan, ataupun apa pun, olok-olok, dan sebagainya,” kata Kak Seto dalam keterangannya pada Selasa (22/9/2026).

    Menurut Kak Seto, pihak sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman bagi anak. Guru, di bawah pembinaan kepala sekolah, perlu mengingatkan para murid agar tidak melakukan tindakan yang dapat menambah beban psikologis korban.

    “Itu tentu para guru di bawah pembinaan kepala sekolah yang bersangkutan juga mengingatkan kepada murid-muridnya, kemudian orang tuanya juga bisa memberikan perlindungan kepada putrinya ini,” ujar Kak Seto.

    Kak Seto mengatakan setiap pengaduan anak juga perlu didengar dan ditindaklanjuti. “Akhirnya kalau memang ada suatu pengaduan, misalnya ada dibully atau apa, ya mohon dilindungi, bisa didengar pengaduannya ini, mungkin juga bisa menghubungi kepala sekolahnya, dan sebagainya,” lanjut Kak Seto.

    Sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam unggahan di akun Instagramnya menyatakan Agnesia dan Febiona telah kembali ke rumah masing-masing setelah melalui proses perawatan dan pemulihan.

    “Saat ini Agnesia dan Febiona telah kembali ke rumah masing-masing di Kab. Karo dan akan masuk sekolah kembali,” tulis Gibran.

    Melalui unggahan tersebut, Gibran juga menyampaikan apresiasi kepada tim medis serta berbagai instansi yang menangani keduanya.

    “Saya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Tim Dokter RSCM (Prof. Dr. dr. Setyo Handryastuti, Sp.A(K), Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, Sp.KJ(K), Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A(K), dr. Fatima Safira Alatas, Sp.A(K), Dr. dr. Kristiana Siste, Sp.KJ(K)), Kemenkes, Dinkes Sumut serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses rujukan, perawatan, hingga pemulihan Agnesia dan Febiona,” tulis Gibran.

    Dalam unggahan yang sama, Gibran juga menyinggung perkataan oknum SPPG.

    “Dan kemudian berikutnya adalah hak untuk didengar suaranya, jadi orang tua, guru, dan sebagainya bisa mendengar suara dari korban ini,” pungkas Kak Seto.

    sumber : Antara

    Berita Terkait

    Influenza A Meningkat, DPR Minta Layanan Kesehatan Anak Diperkuat

    Nasional News - 3 jam yang lalu

    Muncul Spekulasi Berpasangan dengan Gibran pada Pemilu 2029, Begini Respons KDM

    Nasional News - 3 jam yang lalu

    Memelihara Kucing Bikin Anak Cemas dan Tantrum? Ini Penjelasan Studi Terbaru

    Health - 11 jam yang lalu

    BGN DIY Pecat Pegawai SPPG Bantul yang Olok-Olok Korban Keracunan MBG

    Kabar Jogja - 21 September 2026, 14:14

    BGN DIY Sanksi ke Pegawai SPPG yang Menyindir Korban Keracunan MBG Kehilangan 70 Persen Ingatan

    Kabar Jogja - 21 September 2026, 13:43

    Komentar
    Additional JS