Menlu Sugiono Tiba di New York, Pimpin Delegasi RI di Sidang Umum PBB ke-81 - instanews

Menlu Sugiono Tiba di New York, Pimpin Delegasi RI di Sidang Umum PBB ke-81
INSTANEWS.CO.ID — Menteri Luar Negeri RI Sugiono tiba di New York, Amerika Serikat, untuk memimpin Delegasi Indonesia pada rangkaian High-Level Week Sidang ke-81 Majelis Umum PBB. Kehadiran Indonesia di forum itu dipakai untuk memperkuat komitmen multilateralisme sekaligus meluncurkan kampanye pencalonan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan kehadiran Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB menjadi momentum memperkuat komitmen terhadap multilateralisme. Menurut Kemlu, Indonesia akan terus menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang dan berkontribusi bagi perdamaian dunia.
Selama di New York, Sugiono mengikuti sejumlah pertemuan tingkat tinggi dan tingkat menteri yang membahas isu strategis global. Agenda itu mencakup perdamaian dan keamanan internasional, Palestina, pembangunan, perubahan iklim, serta penguatan multilateralisme.
Dukungan untuk Palestina dan Rekonstruksi Gaza
Indonesia kembali menegaskan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina. Kemlu menyebut dukungan tersebut termasuk terhadap upaya pemulihan dan rekonstruksi Gaza.
Isu Palestina masuk dalam daftar prioritas yang dibahas Sugiono selama High-Level Week. Posisi Indonesia ini sejalan dengan sikap yang selama ini disuarakan di berbagai forum PBB.
Kampanye Kursi Dewan Keamanan PBB 2029–2030
Indonesia memanfaatkan momentum High-Level Week untuk meluncurkan kampanye pencalonan sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030. Pencalonan itu sebelumnya telah disampaikan Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri pada Januari 2026.
Dalam kampanye tersebut, Indonesia mengusung sejumlah isu, termasuk penjagaan perdamaian, diplomasi preventif, pencegahan konflik, dan perlindungan warga sipil. Isu-isu itu menjadi bagian dari posisi Indonesia di forum keamanan global.
Pernyataan Nasional pada 26 September
Sugiono dijadwalkan menyampaikan Pernyataan Nasional Indonesia dalam Debat Umum SMU PBB ke-81 pada Sabtu (26/9) waktu New York. Menurut Kemlu, pernyataan tersebut akan menyampaikan pandangan dan posisi Indonesia terhadap berbagai perkembangan dan tantangan global.
Di sela rangkaian sidang, Sugiono juga menjadwalkan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara anggota PBB dan mitra Indonesia. Pertemuan itu membahas penguatan hubungan bilateral serta isu regional dan global yang menjadi kepentingan bersama.
Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dipimpin Khalilur Rahman dari Bangladesh. Sidang resmi dibuka pada 8 September 2026 dengan tema "Restoring Trust, Managing Transformation: A United Nations That Delivers for All".