Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Keuangan Makan Bergizi Gratis Purbaya Yudhi Sadewa Spesial

    Purbaya Tak Pusing Urus Anggaran Jumbo MBG: Tinggal Bayar - IDN Times

    38 min read

     

    Masuk/Daftar Masuk/Daftar For You # Yuk Vote Iklanin di IDN Quiz INSIDENESIA #LokalBerdaya Profil Dokter Join Community

    09 Sep 2026, 01:21 WIB

    Purbaya Tak Pusing Urus Anggaran Jumbo MBG: Tinggal Bayar

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Selasa (8/9). Dok Fortune Indonesia

    Intinya Sih

    • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai tantangan utama anggaran program makan bergizi gratis adalah memastikan pelaksanaan efisien, mencegah kebocoran, dan memperhatikan konsekuensi terhadap utang.
    • Anggaran MBG turun dari Rp330 triliun menjadi Rp240 triliun. Purbaya mengapresiasi efisiensi BGN dan memperkirakan realisasi tahun ini bisa di bawah Rp200 triliun.
    • Kemenkeu menugaskan pegawai DJPb memantau SPPG di daerah. Temuan kesalahan akan disampaikan ke BGN, sementara anggaran dapat dikurangi bila tidak ditindaklanjuti.

    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

    Iklan - Scroll untuk Melanjutkan

    Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak pusing mengelola anggaran jumbo program makan bergizi gratis (MBG). Menurut dia, tantangan utama justru memastikan pelaksanaan program tersebut berjalan efisien dan tidak menimbulkan kebocoran anggaran.

    "Saya mah nggak pusing (dengan anggaran MBG), tinggal bayar. Cuma kan konsekuensinya ke utang segala macam, harus diperhatikan, apalagi kalau ada kebocoran sana-sini," ujar Purbaya di kawasan Jakarta Utara, Selasa (8/9/2026).

    1. 1. Apresiasi BGN karena berhasil efisiensi anggaran

      Logo Badan Gizi Nasional (BGN)

      Logo Badan Gizi Nasional (BGN), (bgn.go.id)

      Tak hanya itu, Purbaya juga mengapresiasi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono yang dinilai telah melakukan efisiensi dalam pelaksanaan program MBG. Semula, anggaran MBG pada awal tahun ditetapkan sebesar Rp330 triliun. Anggaran tersebut kemudian turun menjadi Rp270 triliun dan kembali dipangkas menjadi Rp240 triliun.

      "Dan saya pikir tahun ini implementasinya akan di bawah Rp200 triliun, mungkin. Dugaan saya, kalau dia menjalankan kebijakannya dengan pas seperti yang dia asumsikan," kata Purbaya.

      Menurut dia, langkah efisiensi yang dilakukan BGN membuat pelaksanaan anggaran MBG semakin terkendali. Kondisi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sehingga pelaksanaan program MBG ke depan menjadi lebih efektif dan efisien.

      "Jadi, anggaran MBG implementasinya semakin terkendali dan semakin baik. Kita harapkan ke depan akan baik juga," ujarnya.

    2. 2. Kemenkeu turun ke lapangan awasi pelaksanaan program MBG

      Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dilaksanakan pada Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

      Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dilaksanakan pada Senin (6/1/2025). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

      Di sisi lain, Kementerian Keuangan turut membantu mengawasi pelaksanaan program MBG di lapangan. Purbaya mengatakan telah menugaskan pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) di seluruh Indonesia untuk melakukan pemantauan secara berkala terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di masing-masing daerah.

      "Nanti kalau ada yang ngaco-ngaco, ya kita kasih masukan ke BGN bahwa di suatu tempat, SPPG tentu melakukan kesalahan. Dan kalau nggak didengar, ya kita kurangin anggarannya otomatis," tegas Purbaya.

    3. 3. Pantau langkah efisiensi yang dijalankan BGN

      Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD, SMP 1 Barunawati, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1//2024). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

      Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD, SMP 1 Barunawati, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1//2024). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

      Ia menambahkan, Kementerian Keuangan masih akan melihat efektivitas langkah efisiensi yang dijalankan BGN. Menurutnya, anggaran sebesar Rp240 triliun menjadi batas maksimum, sementara realisasi tahun ini diperkirakan dapat ditekan lebih rendah.

      "Nanti kita lihat apakah langkah-langkah efisiensi yang sedang dijalankan oleh BGN akan benar-benar bisa menekan ke bawah atau nggak. Tapi saya pikir patokannya segitu, Rp240 triliun maksimum. Dugaan saya akan lebih signifikan di bawah angka itu," jelasnya.

    Curated For You

    • BGN: Anggaran MBG Rp240 T Tidak Ambil dari Dana Pendidikan dan Kesehatan

    • Purbaya Buka Peluang Pangkas Anggaran MBG 2027 di Bawah Rp200 Triliun

    • Anggaran BGN 2027 Tembus Rp240 Triliun, 96 Persen Khusus MBG

    Topics

    Editorial Team

    Anata Siregar

    • RATU Kantongi Restu Tambah Modal Lewat Private Placement

    • BULOG Salurkan Beras Premium lewat Ritel Modern di Indonesia

    • Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp17.562 per Dolar AS

    • IHGS Tergelincir Pagi Ini, Simak Saham-saham yang Tetap Menguat

    • Harga Emas Antam Turun Rp17 Ribu, Dibanderol Rp2,610 Juta per Gram

    • Semester I, MDLA Cetak Laba Rp226 Miliar dan Penjualan Rp8,2 Triliun

    • Krisis Keuangan Asia 1997 Terulang? Ekonom HSBC Ungkap Faktanya!

    • Mau Investasi Obligasi? Kenali Jenis-Jenisnya

    • Bill Gates Belajar Satu Hal Penting Ini dari Warren Buffett, Apa Itu?

    • Bitcoin Masih di Bawah Rekor, Begini Strategi Investasinya

    • Cara Langganan ShopeeVIP+ yang Dapat Akses Netflix

    • Purbaya Tak Pusing Urus Anggaran Jumbo MBG: Tinggal Bayar

    • Purbaya Berencana Tarik Dana Pemda Rp100 T yang Mengendap di Bank

    • Purbaya Ungkap Alasan Prabowo Minta BSI dan BRI Buatkan Rekening Warga

    • AS Kian Mendominasi, Kuasai 30,7 Persen Total Kekayaan Global di 2025

    • Bantuan Pangan Beras Diperpanjang, Penerima Langsung Dapat 30 Kg

    • [QUIZ] Tebak Nama Mata Uang Asia Tenggara, Yakin Bisa?

    • 4 Tanda Target Tabunganmu Tidak Realistis, Harus Dievaluasi!

    • Apa Itu Akuntabilitas? Pengertian, Jenis, Prinsip dan Fungsinya

    • Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum Ditutup Sementara

    Purbaya Berencana Tarik Dana Pemda Rp100 T yang Mengendap di Bank

    09 Sep 2026, 00:47 WIB

    Purbaya Berencana Tarik Dana Pemda Rp100 T yang Mengendap di Bank

    ilustrasi lembaran uang rupiah Indonesia https://www.pexels.com/search/rupiah/

    Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rencana pemerintah menarik kembali dana pemerintah daerah (pemda) yang belum terserap hingga akhir tahun. Dana tersebut masih tersimpan di perbankan tersebut diperkirakan mencapai Rp100 triliun.

    Komentar
    Additional JS