Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Arena Berita Featured FIFA ASEAN Cup Sepak bola Sepak bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Malaysia

    Timnas Indonesia Tahan Malaysia meski 10 Pemain, Garuda Digempur Habis-habisan - inews

    6 min read

      

    JAKARTA, iNews.id - Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 saat menghadapi Malaysia pada matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam.

    Sebelum kehilangan Haye, Timnas Indonesia tampil agresif sejak pertandingan dimulai. Skuad Garuda bahkan sempat mencetak gol ketika laga baru berjalan empat menit melalui Justin Hubner.

    Gol tersebut bermula dari lemparan ke dalam Kevin Diks dari sisi kanan. Bola menciptakan kemelut di area pertahanan Malaysia sebelum Hubner menyambar menggunakan kaki kiri dan menggetarkan gawang lawan.

    Namun, gol Hubner tidak disahkan. Wasit menilai terdapat pelanggaran dalam proses terjadinya gol. Para pemain Indonesia sempat melancarkan protes, tetapi keputusan tersebut tetap tidak berubah.

    Duel Indonesia kontra Malaysia kemudian berlangsung panas. Saling protes hingga konfrontasi antarpemain mewarnai pertandingan sejak menit-menit awal.

    Malaysia hampir membuka keunggulan pada menit ke-12. Arif Aiman melepaskan tembakan menggunakan kaki kanan dari dalam kotak penalti, tetapi Maarten Paes bergerak cepat untuk menepis bola. Peluang tersebut menghasilkan sepak pojok bagi Malaysia.

    Indonesia kembali memiliki kesempatan emas pada menit ke-24. Thom Haye menerima umpan terobosan lambung dari lini tengah, mengontrol bola dengan baik, lalu membawanya masuk ke kotak penalti.

    Thom Haye Kartu Merah, Garuda Dipaksa Bertahan

    Haye berada dalam posisi satu lawan satu dengan penjaga gawang Malaysia. Alih-alih menuntaskan peluang sendiri, gelandang Timnas Indonesia itu memilih memberikan bola kepada Ole Romeny.

    Keputusan tersebut tidak menghasilkan gol. Operan Haye terlalu jauh dari jangkauan Romeny. Wasit juga menilai Haye berada dalam posisi offside ketika menerima umpan.

    Petaka kemudian datang untuk Timnas Indonesia pada menit ke-36. Haye sebelumnya menerima kartu kuning, tetapi wasit kemudian meninjau insiden tersebut melalui VAR.

    Setelah melihat tayangan VAR, wasit mengubah kartu kuning Haye menjadi kartu merah. Indonesia pun harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37.

    Situasi itu mengubah jalannya pertandingan. Indonesia yang sebelumnya agresif mencari gol harus menghadapi Malaysia dengan jumlah pemain yang tidak lagi seimbang.

    Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Indonesia memasuki babak kedua dengan pekerjaan berat karena harus meredam tekanan Malaysia hanya dengan 10 pemain.

    Tekanan Malaysia semakin terasa pada babak kedua. Manuel Hidalgo mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-62, tetapi bola masih jauh dari sasaran.

    Ancaman kembali datang semenit berselang melalui pemain pengganti Malaysia, Paulo Josue. Pada menit ke-63, Josue menerima umpan silang dari sisi kiri dan menyundul bola, tetapi arah sundulannya masih tipis di atas gawang Indonesia.

    Lini pertahanan Timnas Indonesia pun harus bekerja keras menghadapi tekanan lawan. Malaysia terus mencari celah setelah unggul jumlah pemain.

    Pada menit ke-74, Bergson da Silva menerima umpan terobosan lambung. Dia kemudian meneruskan bola dengan sundulan kepada pemain pengganti Kieran Tierney.

    Beruntung bagi Indonesia, sontekan Tierney yang berada dalam pengawalan Elkan Baggott masih melambung di atas gawang Maarten Paes.

    Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Timnas Indonesia akhirnya bermain imbang 0-0 melawan Malaysia meski harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Thom Haye mendapat kartu merah.

    Editor: Reynaldi Hermawan

    Komentar
    Additional JS