Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bandara Dhoho Berita Featured Gudang Garam Kediri Spesial

    Anak Usaha Gudang Garam Kini Kelola Penuh Bandara Dhoho Kediri - Info Bank News

    3 min read

     

    Poin Penting

    • Pengelolaan Bandara Dhoho di Kediri beralih dari PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) kepada PT Surya Dhoho Investama
    • Surya Dhoho Investama merupakan entitas yang terkait dengan ekosistem PT Gudang Garam Tbk, pengembang Bandara Dhoho
    • Peralihan tersebut membuat Bandara Dhoho tidak lagi masuk dalam daftar bandara yang dikelola InJourney Airports dan kini dikelola PT Surya Dhoho Investama.

    Jakarta – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports harus melepas pengelolaan Bandar Udara Dhoho di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pengelolaan bandara tersebut kini beralih ke PT Surya Dhoho Investama (SDHI), yang merupakan anak usaha PT Gudang Garam Tbk.

    Perubahan pengelolaan Bandara Dhoho ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 216 Tahun 2026 tentang Penetapan Bandar Udara yang Dikelola oleh PT Surya Dhoho Investama pada 25 September 2026.

    Pada tanggal yang sama, pemerintah juga menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP-DJPU 217 Tahun 2026 tentang perubahan atas Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 204 DJPU Tahun 2024 tentang penetapan bandar udara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Indonesia (Persero).

    Baca juga: Anak Karni Ilyas Diangkat Jadi Komisaris Independen Angkasa Pura Indonesia

    Dalam keterbukaan informasi, Angkasa Pura Indonesia menyampaikan bahwa berdasarkan keputusan tersebut, Bandar Udara Dhoho di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur ditetapkan sebagai bandar udara yang dikelola oleh PT Surya Dhoho Investama.

    Dengan keputusan tersebut, Bandara Dhoho tidak lagi tercatat sebagai salah satu bandar udara yang dikelola oleh InJourney Airports.

    PT Surya Dhoho Investama merupakan entitas yang terkait dengan PT Gudang Garam Tbk. Sebelumnya, pembangunan Bandara Dhoho menjadi salah satu proyek infrastruktur besar yang dikembangkan melalui ekosistem bisnis produsen rokok tersebut dengan investasi awal sekira Rp13 triliun.

    Baca juga: DPR Wanti-wanti Bandara Kertajati Jangan Sampai jadi Markas Militer AS

    Peralihan pengelolaan ini menarik karena Bandara Dhoho sejak awal memiliki karakter berbeda dibandingkan sejumlah bandara komersial lain di Indonesia. Bandara tersebut dibangun melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dan menjadi bagian dari pengembangan konektivitas di wilayah Kediri dan sekitarnya.

    Bagi InJourney Airports, perubahan ini sekaligus mengurangi daftar bandar udara yang berada di bawah pengelolaannya.

    Sementara bagi PT Surya Dhoho Investama, keputusan pemerintah tersebut memperkuat posisi perseroan dalam mengelola aset infrastruktur transportasi udara yang strategis di Jawa Timur. (*)

    Komentar
    Additional JS