Apes di Bungurasih! Niat Pulang ke Pasuruan, Penumpang Malah Kena Calo Rp 145 Ribu Padahal Tiket Resminya? - Pikiran Rakyat Ngawi
NGAWI PIKIRAN RAKYAT - Niat hati ingin pulang ke Pasuruan, seorang penumpang bus bernama Pwam justru mengalami kejadian apes di Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo.
Baru tiba di terminal, ia langsung dikerumuni sejumlah orang yang menanyakan tujuan perjalanannya. Namun, bukannya mendapat kemudahan, ia malah harus membayar Rp 145 ribu untuk tiket yang belakangan kembali ditagih oleh kernet bus sebesar Rp 25 ribu.
Pengalaman pahit itu dibagikan Pwam melalui akun media sosial Threads @pwammm. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 17.30 WIB, ketika ojek online yang ditumpanginya tiba di Terminal Bungurasih.
- Baca Juga:
- Heboh Pernyataan Pundir Bola Internasional Bung Akmal: FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Indonesia Juara Demi Pasar
- MA Angkat Bicara Soal Jubir PN Pati Disiram Air Saat Audiensi: Akan Disikapi Serius Sesuai Hukum
Pwam mengaku baru saja sampai ketika sejumlah orang langsung menghampirinya dan menanyakan tujuan. Saat ia menjawab hendak menuju Pasuruan Kota, orang-orang tersebut mengarahkannya untuk membeli tiket dengan membawa nota dan menuliskan nama serta tujuan.
Mereka menyebut nominal pembayaran mencapai Rp 145 ribu. Pwam mengaku terkejut karena harga tersebut sangat mahal. Namun dalam kondisi lelah, ia akhirnya menyerahkan uang Rp 150 ribu.
"Mas iki temenan 145rb? kok cek larange?" tanya Pwam, namun pertanyaan itu tidak dijawab. Orang tersebut justru langsung mengambil nota dan menyatukannya dengan uang Pwam.
Masalah baru diketahui setelah Pwam duduk di dalam bus. Belum genap lima menit, seorang kernet resmi datang menanyakan tujuan sekaligus meminta pembayaran tiket yang ternyata hanya Rp 25 ribu.
Pwam pun terpaksa membayar lagi. Ia akhirnya sadar telah menjadi korban percaloan.
"Sebenarnya ngethread ini waktu masih di dalam bis. Berasa kegendam. Gpp itu pure kebodohan sy, jd sy buat pelajaran. tp pls dong, cari kerja yang halal-halal aja jgn nipu," tulisnya.
Unggahan Pwam mendapat respons dari pihak Terminal Purabaya. Pengelola terminal langsung menghubungi korban lewat DM untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
Humas Terminal Purabaya, Sarah Abigail, membenarkan kejadian tersebut. Oknum calo telah diamankan dan masalah diselesaikan secara damai dengan pelaku wajib membuat surat pernyataan. Uang kerugian korban juga telah dikembalikan sepenuhnya sesuai kebijakan terminal.***
