Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Bulog Featured Spesial

    Atasi Kelangkaan, BULOG Kediri Salurkan 12,9 Juta Kg SPHP Jagung - Beritajatim

    3 min read

     

    Sejumlah truk yang berada di Gudang Bulog Kediri sedang dipasang banner bertuliskan Stabilisasi Pasokan dan Harga Jagung di Tingkat Konsumen 2026, Senin, 19 Oktober 2026. (Foto: Humas BULOG Kediri)

    RRI.CO.ID, Kediri - Perum BULOG Kantor Cabang Kediri telah menyalurkan SPHP jagung sebanyak 12.941.850 kilogram per tanggal 19 Oktober 2026. Realisasi penyaluran tersebut telah mencapai 99,35 persen dari total pagu penyaluran pemerintah sebanyak 13.027.150 kilogram untuk wilayah Kota Kediri dan sekitarnya.

    Penyaluran SPHP jagung tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan peternak dan menjaga stabilitas harga jagung di pasaran. Program ini bertujuan membantu peternak memperoleh bahan baku pakan ternak dengan harga terjangkau dan menjaga keberlanjutan usaha peternakan.

    Pada Senin, 19 Oktober 2026, Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Kediri Harisun menyatakan, pihaknya siap melakukan percepatan penyaluran SPHP jagung untuk memenuhi kebutuhan peternak. Peternak dapat membeli jagung SPHP dengan harga Rp5.000 per kilogram.

    "Program SPHP atau Stabilisasi Pasokan Harga Pangan jagung ini secara khusus menyasar peternak mikro agar tetap mendapatkan jagung pakan dengan harga yang tidak melonjak. Harga terjangkau diharapkan mampu menekan biaya produksi pakan," kata Harisun.

    Dalam penyalurannya, jelas Harisun, BULOG Kediri bekerjasama dengan koperasi dan asosiasi peternak sebagai mitra distribusi. Mekanisme ini dilakukan guna memastikan penyaluran SPHP jagung tepat sasaran sekaligus memperluas akses peternak terhadap jagung pakan.

    "Hingga hari ini, SPHP jagung BULOG Kediri telah menjangkau 7 koperasi atau asosiasi peternak di wilayah Kediri dan sekitarnya. Jumlah peternak yang telah menerima manfaat dari program ini mencapai sekitar 244 peternak," kata Harisun.

    Selain menyalurkan SPHP jagung, BULOG Kediri juga melaksanakan penugasan pemerintah dalam pengadaan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) dalam negeri. BULOG menyerap jagung langsung dari petani sesuai harga pembelian pemerintah.

    "Kami menerima jagung dari petani dengan harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp5.500 per kilogram di tingkat petani, dan Rp6.400 per kilogram untuk jagung yang memenuhi standar kualitas di gudang BULOG," kata Harisun.

    Pada tahun 2026 pemerintah menargetkan pengadaan jagung sebesar 1 juta ton secara nasional. Dari target tersebut, BULOG Kediri telah menyerap jagung petani sebanyak 8.577.200 kilogram atau sebesar 94,51 persen dari target pengadaan sebanyak 9.075.540 kilogram.

    Di lain pihak, imbuhnya, pemerataan distribusi jagung juga terus dioptimalkan, salah satunya melalui percepatan pergerakan stok antar daerah atau mekanisme movement nasional (movenas). Langkah ini untuk menjaga keseimbangan stok antar wilayah.

    "Movenas jagung difokuskan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan di Jawa Timur, Sumatera Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan mekanisme ini, distribusi jagung dapat lebih merata ke daerah yang membutuhkan," katanya.

    Dengan stok yang masih cukup, pemerintah berharap peternak tidak perlu cemas atau khawatir akan kelangkaan jagung. Perum BULOG memastikan stok siap didistribusikan ke daerah yang membutuhkan untuk menjaga stabilisasi harga pakan ternak.

    Terpisah, warga di Kabupaten Kediri, Sujono mengemukakan, memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil perum Bulog Kediri dalam menstabilisasi harga pakan ternak. "Kami harap upaya yang dilakukan oleh bola Kediri betul-betul bisa menstabilkan harga pakan ternak yang kini semakin melambung harapannya kondisi ini tidak terjadi lagi pada masa mendatang," kata Sujono.

    Komentar
    Additional JS