Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Karhutla Kasus Kebakaran Hutan Lintas Peristiwa Merauke Spesial

    Karhutla di Merauke Meluas, 10 Distrik Terdampak dan Lebih dari 63 Hektare Lahan Terbakar - Viva

    4 min read

     

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan

    Jakarta, VIVA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Merauke, Papua Selatan, sejak Jumat (9/10/26), berdampak pada 10 distrik. Luas lahan yang terbakar tercatat mencapai lebih dari 63 hektare, sementara sejumlah titik api masih belum dapat ditangani karena sulitnya akses menuju lokasi.

    Baca Juga

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga Minggu (11/10/26), pendataan luas lahan terbakar di sembilan lokasi telah mencapai sekitar 63 hektare. Sementara itu, luas kebakaran di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, masih dihitung.

    “Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan terbakar di sembilan lokasi yang telah dirinci mencapai sekitar 63 hektare, sedangkan luas lahan terbakar di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, masih dalam pendataan,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan.

    Baca Juga

    Sepuluh distrik yang terdampak meliputi Kurik, Nokenjere, Sota, Tanah Miring, Eli Kobel, Muting, Subur, Ilwayab, Ngguti, dan Kaptel.

    Adapun lokasi kebakaran tersebar di Kampung Harapan Makmur, Kampung Kondo, Desa Sota, Desa Sarmayam Indah, Desa Bumun, Desa Set Agung, Kampung Wakai, Kampung Wanam, Kampung Salam Epe, dan Kampung Ihalik.

    Baca Juga

    BNPB menegaskan, angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring pemutakhiran data di lapangan. Penyebab kebakaran juga masih diselidiki.

    “Seluruh angka merupakan data sementara dan dapat berubah sesuai hasil pemutakhiran di lapangan. Dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” ucapnya.

    Dalam upaya penanganan karhutla, BPBD Provinsi Papua Selatan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Merauke serta pihak distrik untuk melakukan pendataan dan mengendalikan kebakaran.

    Berdasarkan kondisi terakhir pada Sabtu (10/11/26), api di Kampung Harapan Makmur, Desa Sota, Desa Sarmayam Indah, dan Desa Bumun dilaporkan telah padam. Petugas kini memasuki tahap pendinginan di lokasi tersebut.

    Sementara itu, kebakaran di Desa Set Agung masih dalam penanganan. Penanganan api di Kampung Wanam dan Kampung Salam Epe dilakukan oleh pihak perusahaan.

    Adapun kebakaran di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, Kampung Wakai, Distrik Subur, serta Kampung Ihalik, Distrik Kaptel, belum dapat ditangani. Jarak lokasi yang jauh dan akses yang sulit menjadi kendala dalam upaya pemadaman.

    “Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam upaya pengendalian api sehingga pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait perlu terus dilakukan. Hingga laporan diterima, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat karhutla tersebut,” tuturnya.

    BNPB mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kemunculan titik api untuk mempercepat penanganan dan mencegah kebakaran meluas.

    Dampak Karhutla Indonesia, Malaysia Liburkan Sekolah di Sejumlah Ibu Kota

    ISWAMI Malaysia Desak Kabut Asap Lintas Batas Ditangani Serius: Jangan Jadi Masalah Musiman tanpa Penyelesaian

    ISWAMI Malaysia mendesak keseriusan semua pihak untuk mengatasi kabut asap lintas batas melalui lima prioritas, termasuk penegakan hukum dan kerja sama ASEAN.

    img_title

    VIVA.co.id

    12 Oktober 2026

    Komentar
    Additional JS