Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Menko Polkam Spesial Tangerang Selatan

    Kasus Polisi Tembak Polisi di Tangsel, Menko Polkam: Pasti Dievaluasi - Kompas

    4 min read

     


    JAKARTA, KOMPAS.com - Menko Polkam Dudung Abdurachman mengatakan, kepolisian akan dievaluasi menyusul peristiwa polisi menembak polisi di Mako Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (16/10/2026).

    Dudung mengatakan, evaluasi akan dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi yang lebih akurat mengenai peristiwa tersebut.

    “Ya, saya masih cari informasi yang lebih akurat, nanti pasti akan dievaluasi, pasti akan dievaluasi,” kata Dudung saat ditemui di Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).

    Baca juga: Polisi yang Tembak Bharada Laurentius di Markas Polairud Tangsel Jadi Tersangka

    Saat ditanya apakah evaluasi akan mencakup sistem rekrutmen anggota kepolisian, Dudung mengatakan, aspek ideologi dan psikologi perlu menjadi perhatian.

    Kortas Polri Tegaskan Febrie Adriansyah Bisa Tersangka Tanpa Diperiksa Dulu

    “Ya, sistem rekrutmen entah ideologi, psikologi itu pasti akan sangat dominan. Kita lihat gejala-gejalanya seperti itu, ya,” jelas dia.

    Dudung juga menyoroti pentingnya pengendalian emosi bagi anggota kepolisian, terutama yang bertugas di lapangan.

    Baca juga: Polisi Tembak Polisi di Markas Polairud Tangsel, Pengacara Korban Duga Pelaku Lebih dari Satu Orang

    Menurut dia, anggota yang menghadapi masalah pribadi seharusnya melaporkannya kepada atasan, bukan bertindak secara emosional.

    “Ya, memang kadang-kadang anak-anak di lapangan ya, ini perlu menyikapilah ya masalah emosi yang harus dikendalikan,” ucap dia.

    “Sehingga kalau ada masalah-masalah pribadi, harus laporlah kepada atasannya, ya, kepada pimpinannya, jangan melakukan tindakan-tindakan dengan emosi tidak terkontrol yang akhirnya seperti itu,” pungkas dia.

    Baca juga: Polisi Tewas dalam Penembakan di Mako Polairud Tangsel, Pelaku Masih Diperiksa

    Penetapan tersangka

    Diberitakan sebelumnya, anggota Polri berinisial AR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya anggota Direktorat Polisi Udara Polda Metro Jaya Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan.

    Saat ini, AR telah ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

    “Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2026).

    Budi belum membeberkan secara terperinci kronologi kejadian tersebut.

    Menurut dia, penyidik Subdit Jatanras masih mendalami peristiwa yang diduga melibatkan senjata api itu.

    “Penyidik terus mendalami rangkaian peristiwa tersebut guna mengungkap fakta dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Budi.

    Baca juga: Personel Polisi yang Tembak Maling Sawit di Labuhan Batu Diperiksa Propam

    Budi memastikan bahwa penanganan perkara tersebut akan dilakukan secara obyektif, transparan, profesional, dan akuntabel.

    Selain itu, dia mewakili Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban, Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai, pada Jumat (16/10/2026).

    “Kami menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya salah satu anggota Polri. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” tutur Budi.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Menko Polkam: Situasi di Dalam Negeri Sangat Mantap, Masih Terkendali

    Komentar
    Additional JS