Kejar Target Bebas TBC 2030, Pemkot Madiun Genjot Skrining hingga Lingkungan Keluarga - Tribunnews
Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus menggencarkan Gerakan Serentak Bersama Kepala Daerah (Gentas) TBC untuk mempercepat penemuan kasus tuberkulosis
Tayang:
Tribun Jatim/Sofyan Arif Candra Sakti
PRIORITAS - Skrining Tuberculosis (TBC) di Kelurahan Taman, Jalan Salak, Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin (12/10/2026). Pemkot Madiun gencarkan skrining hingga lingkungan keluarga demi kejar bebas TBC 2030.
Ringkasan Berita:
- Pemkot Madiun menggencarkan program Gentas TBC yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mempercepat deteksi kasus dan mencapai target eliminasi TBC pada 2030.
- Skrining TBC terus diperluas pada 2026. Dari target 1.312 kasus, telah ditemukan 777 kasus positif, termasuk 70 kasus TBC anak.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Kasus TBC memang membuat sejumlah pihak prihatin.
Oleh karena itu, Pemkot Madiun melakuan berbagai upaya untuk menekan angka TBC.
Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus menggencarkan Gerakan Serentak Bersama Kepala Daerah (Gentas) TBC untuk mempercepat penemuan kasus tuberkulosis (TBC) sekaligus memutus rantai penularan di masyarakat.
Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), program tersebut diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan deteksi dini dan mendukung target eliminasi TBC di Kota Madiun pada 2030.
Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, mengatakan penanganan TBC menjadi perhatian serius pemerintah karena penyakit tersebut merupakan salah satu prioritas di bidang kesehatan nasional.
Baca juga: Ternyata Ada 928 Pengidap TBC di Ponorogo, 27,5 Persen Terdiri dari Anak-anak
Karena itu, ia meminta Dinkes PPKB melaksanakan skrining secara rutin dan mengintegrasikannya dengan program CKG agar penemuan kasus dapat dilakukan lebih cepat.
"Gerakan pengentasan TBC ini rutin harus dijalankan karena menjadi prioritas Presiden di bidang kesehatan. Indonesia ini menjadi negara nomor dua TBC, sehingga saya dorong terus teman-teman di Dinkes," kata Bagus ditemui usai mengisi program Gentas Serentak Bersama Kepala Daerah (Gentas) TBC di Kantor Kelurahan Taman, Jalan Salak, Kelurahan/Kecamatan Taman, Kota Madiun,
Berdasarkan data tahun 2026, target penemuan kasus TBC di Kota Madiun mencapai 1.312 kasus. Hingga saat ini, tercatat 777 kasus positif, terdiri atas 247 kasus warga Kota Madiun dan 530 kasus dari luar kota.
Dinkes PPKB menargetkan 90 persen kasus dapat tertangani sepanjang 2026. Penguatan skrining diharapkan membantu menemukan penderita lebih dini sehingga mereka bisa segera mendapatkan penanganan dan pengobatan.
Bagus menegaskan, pemeriksaan tidak hanya ditujukan kepada orang yang menunjukkan gejala, tetapi juga mereka yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.
Menurutnya, skrining terhadap orang terdekat merupakan langkah pencegahan untuk mengetahui kemungkinan penularan sekaligus menekan risiko penyebaran di lingkungan keluarga.
"Orang-orang terdekat ini kita skrining lebih banyak bukan karena sakit, tetapi lebih kepada preventifnya," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/PRIORITAS-Skrining-Tuberculosis-TBC-di-Kelurahan-Taman-Jalan-Salak-Kelurahan.jpg)
