Menkes Akui Adanya Pembahasan Kopdes Merah Putih Jadi Klinik Kesehatan dan Apotek - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya pembahasan terkait rencana Koperasi Desa dan kelurahan (Kopdes) Merah Putih dipersiapkan sebagai klinik kesehatan dan apotek.
"Sudah ada pembahasan. Memang salah satu unit bisnis dari koperasi, selain logistik, perdagangan, itu ada juga apotek dan klinik," kata Budi Gunadi, saat ditemui di Swissotel Jakarta PIK Avenue, Jakarta Utara, Jumat (30/10/2026).
Baca juga: Alasan Kopdes Merah Putih Dipilih Jadi Pengepul Minyak Jelantah, Bukan Sekadar Cari Cuan
Menkes menuturkan, rencana pengembangan klinik kesehatan di Kopdes nantinya menggunakan skema bisnis dengan model klinik swasta.
"Kami sudah melakukan beberapa pilot project untuk bisa melihat bisnis modelnya karena ini sama dengan klinik swasta sebenarnya kan," tuturnya.
Menkes Akui Kopdes Bakal Jadi Klinik Kesehatan dan Apotek
"Kalau yang puskesmas kan tidak berbayar, kan ini sama, dengan modelnya klinik swasta nanti," sambung dia.
Baca juga: Kopdes Merah Putih Akan Tampung Minyak Jelantah, Limbah Dapur Disulap Jadi Avtur
Sama seperti klinik kesehatan swasta, klinik kesehatan di Kopdes juga berpeluang melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang tergabung dalam BPJS Kesehatan.
"Betul, sama seperti semua klinik swasta kan bisa memakai BPJS juga," pungkas BGS.
Baca juga: 140 Kopdes di Magetan Sudah Verifikasi, 30 Koperasi Beroperasi di Luar Gerai Menunggu Penyerahan
Sebelumnya, pada Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah akan menghadirkan klinik kesehatan di setiap gerai Koperasi Desa dan kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Menurut Prabowo, klinik tersebut nantinya akan menyediakan layanan kesehatan jarak jauh bagi masyarakat di daerah.
"Rencana kita juga di setiap gerai koperasi merah putih akan ada klinik di mana rakyat bisa dapat kesehatan layanan melalui jarak jauh," kata Prabowo, saat menyampaikan pidato dalam Sidang Paripurna DPR RI dengan agenda Penyampaian RAPBN 2027 dan Nota Keuangan, Jumat (14/8/2026).
Baca juga: Viral Kopdes Merah Putih di Lampung Barat, Peratin Bantah Dibangun di Tengah Hutan
Kepala Negara menyebut bahwa klinik Kopdes menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Prabowo menilai, penguatan fasilitas kesehatan diperlukan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan layanan medis.
"Tidak boleh lagi seorang ibu kehilangan nyawa karena rumah sakit terlalu jauh. Tidak boleh lagi seorang ayah menjual seluruh hartanya karena harus berobat ke kota besar," pungkas dia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Batas akses KARIN
Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Khusus Member
Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Gedung Kopdes Jadi Lapangan Badminton, Dinkop Jateng: Itu Inovasi
