Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Karhutla Kebakaran Hutan Kesehatan Lintas Peristiwa Menkes Spesial

    Menkes Minta Warga Batasi Aktivitas Saat Kabut Asap Karhutla - Koridor

    7 min read

    Oct 16, 2026 - 08:11

    Dadan Gumilar

    Author

    Menkes Minta Warga Batasi Aktivitas Saat Kabut Asap Karhutla
    Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Senin (22/6). Di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan (Bloomberg Technoz/Dinda Decembria)

    Smallest Font

    Largest Font

    Risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendorong Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat di wilayah terdampak mengurangi kegiatan di luar rumah. Imbauan tersebut disampaikan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, pada Jumat (16/10/2026), sebagai langkah mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan, dilansir dari Bloombergtechnoz.

    Budi mengutamakan pembatasan aktivitas luar ruangan selama kondisi kabut asap masih mengganggu. Warga diminta keluar rumah hanya apabila benar-benar diperlukan dan menggunakan perlindungan untuk mengurangi paparan asap.

    "Kalau bisa, tetap di rumah. Kalau kondisinya sudah seperti itu, kita tahu alamnya sudah seperti ini, kita sebagai manusia harus segera beradaptasi dan berusaha tetap di rumah. Jangan keluar kecuali benar-benar perlu," ujar Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan.

    Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan memakai masker N95 apabila tersedia. Budi juga meminta warga tetap menggunakan masker jenis lain jika tidak memiliki N95 serta mengenakan kacamata untuk melindungi mata dari paparan asap.

    "Kalau ada masker N95, gunakan N95. Kalau tidak ada, gunakan masker yang tersedia. Namun, selalu gunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah," ujar Budi.

    Selain perlindungan pernapasan dan mata, Budi menyarankan penggunaan pakaian tertutup, termasuk baju berlengan panjang, untuk mengurangi paparan debu dan asap pada kulit. Setelah kembali ke rumah, masyarakat dianjurkan membersihkan tubuh dengan air tanpa menggosok kulit secara langsung.

    Budi juga mengingatkan warga agar tidak menunda pemeriksaan medis apabila mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap. Keluhan yang perlu diwaspadai meliputi iritasi mata, batuk, serta rasa gatal atau iritasi kulit yang berlangsung terus-menerus.

    "Jika mata mengalami iritasi, paru-paru menimbulkan batuk, jangan menunggu sampai batuk darah. Jika kulit mulai mengalami iritasi atau terus-menerus terasa gatal, segera periksa ke puskesmas terdekat," ujar Budi.

    Menurut Budi, puskesmas di daerah terdampak bencana telah disiapkan dengan obat-obatan untuk menangani gangguan kesehatan akibat kabut asap. Fasilitas tersebut menjadi tempat pemeriksaan bagi masyarakat yang mengalami keluhan setelah terpapar asap.

    Dalam imbauannya, Budi kembali menekankan pentingnya mengurangi paparan dengan membatasi kegiatan di luar ruangan selama kondisi kabut asap berlangsung.

    "Pesan saya dari sisi kesehatan, usahakan tetap tinggal di rumah," ujar Budi.

    Editors Team

    Daisy Floren

    Daisy Floren

    • Like

      0

      Like

    • Dislike

      0

      Dislike

    • Funny

      0

      Funny

    • Angry

      0

      Angry

    • Sad

      0

      Sad

    • Wow

      0

      Wow

    Komentar
    Additional JS