Pramono Ingin Pasar Baru seperti Myeongdong dan Glodok Jadi Wisata Sejarah, Akses Transjakarta Ditambah - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana menghidupkan kembali kawasan Pasar Baru dan Glodok Pecinan sebagai pusat keramaian baru di Jakarta.
Penataan kedua kawasan tersebut akan dilakukan setelah pembangunan moda raya terpadu atau mass rapid transit (MRT) rampung.
"Yang paling penting adalah transportasinya harus diselesaikan dulu," kata Pramono saat ditemui di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Baca juga: Konsep Penataan Jakarta: Blok M ala Jepang, Pasar Baru ala Korea, Kota Tua untuk Turis
Pramono mengatakan, Pasar Baru dan Glodok akan kembali ramai jika akses transportasi umum dipermudah.
Prabowo Sentil Wagub Kaltim yang Absen: “Uang Jalannya Dikembalikan”
Salah satu rencananya dengan meningkatkan layanan Transjakarta di kawasan Pasar Baru dan Glodok.
Pramono juga menyebut, Transjakarta nantinya akan lebih banyak berhenti di kawasan tersebut untuk memudahkan masyarakat mengaksesnya.
Baca juga: Ada Rekayasa Lalu Lintas di Stasiun Kota dan Glodok hingga 2027, Simak Rutenya
"Nanti Transjakarta juga makin banyak yang akan berhenti di tempat itu," ujarnya.
Dalam rencana Pramono, Pasar Baru akan ditata agar kembali menjadi kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat.
Ia ingin kawasan tersebut memiliki beragam pilihan kuliner Nusantara dan tetap hidup hingga 24 jam, seperti kawasan Myeongdong di Seoul, Korea Selatan.
Menurut Pramono, Pasar Baru memiliki potensi untuk menjadi tujuan masyarakat, baik untuk berbelanja maupun menikmati kuliner.
Baca juga: Sungai Depan Pos Bloc dan Pasar Baru Mendadak Bersih, Warga: Setiap Ada Acara Pasti Dibersihin
Sementara itu, penataan Glodok Pecinan akan tetap mempertahankan karakter sejarah dan budaya masyarakat Tionghoa yang melekat pada kawasan tersebut.
“Kami akan menata Glodok Pecinan dengan memadukan nilai historisnya yang panjang sebagai bagian tak terpisahkan dari denyut masyarakat Tionghoa, sekaligus menciptakan ruang yang nyaman bagi siapa saja yang datang berkunjung,” kata dia.
Selain Pasar Baru dan Glodok, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berencana menata kawasan Kota Tua agar semakin menarik bagi pengunjung.
Baca juga: Pramono Mengaku Tak Bisa Tidur, Berharap Hujan Turun Jelang JRF dan Konser Kanye West
Pramono menyebut, kawasan Kota Tua nantinya juga akan dilengkapi pilihan tempat makan, termasuk restoran dengan konsep fine dining.
Ia berharap penataan sejumlah kawasan tersebut dapat menciptakan pusat-pusat keramaian baru di Jakarta, sekaligus membuat kawasan bersejarah tetap relevan dengan aktivitas masyarakat saat ini.
Rencana itu juga akan didukung dengan pengembangan transportasi umum agar masyarakat lebih mudah menjangkau kawasan-kawasan tersebut.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Batas akses KARIN
Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Khusus Member
Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Iran Ancam Serang Minyak dan Pusat AI di Teluk jika AS-Israel Kembali Menyerang
