Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    BREAKING NEWS! Helikopter Waterbombing Jatuh di Kuala Pembuang - Tabengan

    2 min read


    MUSIBAH- Proses evakuasi korban helikopter waterbooming yang jatuh di wilayah Kuala Pembuang, Seruyan. FOTO ISTIMEWA

    -

    MUSIBAH- Proses evakuasi korban helikopter waterbooming yang jatuh di wilayah Kuala Pembuang, Seruyan. FOTO ISTIMEWA

    KUALA PEMBUANG– Helikopter Mi-17 milik Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad) dilaporkan mengalami kecelakaan atau crash di perairan pesisir Pantai Pematang Limau, wilayah Resor Sungai Perlu, Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

    Dalam laporan sementara helikopter Mi-17 tersebut dilaporkan dalam kondisi terbalik di perairan Pematang Limau, 1 km dari bibir pantai. Desa telaga pulang, Kec.Danau Sembuluh, Resor Telaga Pulang, SPTN Wil.Hanau 112°8’50,532″E

    2°50’35,952″S. Kecelakaan terjadi saat pengambilan Air dilaut co. 112°5’8.2.E, 3°24’20.6′.S

    Helikopter milik Kementerian Kehutanan dengan nomor registrasi PK-DAP yang saat itu sedang menjalankan operasi water bombing di wilayah Pematang Limau menerima informasi dari helikopter Bell 412 Penerbad mengenai kecelakaan tersebut. Heli Mi-17 registrasi HA-5235 dengan PIC: Mayor CPN Dudi,  Copil: Kapten Cpn Hafiz, jumlah crew onboard 8 personel.

    Setelah menerima informasi, PK-DAP langsung menuju lokasi kejadian untuk membantu proses penyelamatan. Mengingat helikopter Mi-17 berada di laut, proses evakuasi dilakukan dengan memanfaatkan bambi bucket atau kantong air yang biasa digunakan untuk operasi pemadaman kebakaran dari udara.

    Melalui upaya tersebut, 4 orang kru Mi-17 berhasil dievakuasi dari perairan menuju daratan pantai, sedangkan 2 orang masih dalam pencarian. Setelah itu, PK-DAP kembali ke pangkalan karena persediaan bahan bakar mulai menipis dan melakukan komunikasi dengan petugas di darat di Kuala Pembuang. Zul

    Views:

    -

    Komentar
    Additional JS