Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Indramayu Kasus Spesial

    Breaking News, Polres Indramayu Tangkap Dua Pelaku Perampokan dan Perampasan Nyawa IRT di Krangkeng - Tribunnews

    5 min read

     


    Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi A-A+ TUNJUKKAN BARANG BUKTI - Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar (tengah), saat menunjukkan sejumlah barang bukti dalam Konferensi Pers di Aula Atmani Wedhana Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026). 
    Ringkasan Berita:
    1. Polres Indramayu menangkap dua tersangka pembunuhan ibu rumah tangga di Krangkeng.
    2. Tersangka FSS dan NW membakar jenazah korban di dalam minibus untuk menghilangkan jejak.
    3. Polisi menyita barang bukti berupa perhiasan, uang tunai, dan bangkai mobil yang terbakar.
    4. Tersangka utama merupakan tetangga korban yang melakukan perampokan sebelum pembunuhan.

    Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

    TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Jajaran Polres Indramayu meringkus dua tersangka perampasan nyawa ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Kalianyar, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

    Korban bernama Komariyah (45) dirampas nyawanya di kediamannya pada Senin (2/11/2026).

    Para tersangka juga turut membawa kabur sejumlah perhiasan emas, uang tunai, hingga minibus miliknya.

    Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mengatakan, kedua tersangka berinisial FSS (31) dan NW (28) tersebut ditangkap di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (3/11/2026) dini hari kira-kira pukul 00.30 WIB.

    Menurut dia, keduanya ditangkap setelah membakar minibus berpelat nomor E 1766 RV milik korban yang di dalamnya terdapat jenazah korban di wilayah Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

    Rekomendasi Untuk Anda

    "Jadi, para tersangka setelah menghabisi korban di rumahnya langsung membawa jenazahnya menggunakan minibus tersebut, kemudian membakarnya untuk menghilangkan jejak," kata Muchammad Arwin Bachar dalam Konferensi Pers di Aula Atmani Wedhana Mapolres Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (4/11/2026).

    Bahkan, informasi mengenai minibus yang terbakar, dan terdapat sosok perempuan di dalamnya yang tidak lain merupakan jenazah korban yang ternyata sengaja dibawa para tersangka ke Desa Cikawung itu pun viral di media sosial.

    Warganet juga mengaitkan minibus yang terbakar tersebut dengan perampokan dan penculikan terhadap IRT asal Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, oleh tetangganya sendiri.

    Arwin mengatakan, tersangka FSS merupakan tetangga korban, dan jarak rumahnya juga cukup dekat, sedangkan tersangka NW berasal dari desa lain di wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

    "Dari hasil pemeriksaan, para tersangka mengakui sempat membeli beberapa liter bensin yang disimpan menggunakan botol air mineral, kemudian disiramkan ke minibus milik korban, dan membakarnya di Desa Cikawung," ujar Muchammad Arwin Bachar.

    Pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, berbagai perhiasan emas, dompet, ponsel, pakaian, uang tunai Rp 4.556.000, palu, botol air mineral bekas, gerinda, obeng, tang, seprai, hingga lainnya.

    Selain itu, bangkai mobil milik korban yang hangus terbakar juga turut diamankan di Mapolres Indramayu untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut beserta barang bukti lainnya yang telah disita petugas.

    "Hingga kini, kami masih memeriksa kedua tersangka secara intensif. Kami juga menetapkan FSS sebagai tersangka utama, sedangkan NW diduga turut serta membantu memberikan pertolongan jahat," kata Muchammad Arwin Bachar.

    Baca juga: Fakta-fakta Perampokan Sadis di Indramayu, IRT Diculik dan Ditemukan Meninggal, Pelaku Orang Dekat

    Komentar
    Additional JS