Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Aljazair Berita Bisnis Featured Migas Pertamina Spesial

    Pertamina Jajaki Pengembangan Bisnis Hulu Migas di Aljazair - Bisnis

    4 min read

     


    Pekerja Pertamina beraktivitas di lapangan gas. / Bisnis

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) menjajaki peluang kerja sama baru di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) di Aljazair untuk memperkuat portofolio bisnis internasional sekaligus mengoptimalkan kontribusi aset luar negeri terhadap ketahanan energi nasional.

    Penjajakan tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja delegasi Pertamina bersama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream ke Aljazair pada 20–22 Oktober 2026. Salah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah membahas keberlanjutan operasi Blok 405A yang dikelola melalui PT Pertamina Algeria EP (PAEP).

    Wakil Direktur Utama sekaligus Deputy CEO Pertamina Oki Muraza mengatakan perseroan berkomitmen mempertahankan keberlanjutan operasi Blok 405A sekaligus membuka peluang kolaborasi baru dengan mitra di Aljazair.

    Menurutnya, penguatan hubungan dengan pemerintah, regulator, dan mitra industri setempat menjadi bagian penting dari strategi Pertamina dalam menjaga keberlanjutan investasi dan mengoptimalkan kontribusi aset internasional.

    "Karena itu, kemitraan dengan Aljazair bagi Pertamina bukan sekadar hubungan komersial, melainkan kemitraan strategis jangka panjang. Kami mengapresiasi dukungan Sonatrach, ALNAFT, serta Kementerian Hidrokarbon dan Pertambangan Aljazair," ujar Oki dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

    Dalam kunjungan tersebut, delegasi Pertamina yang dipimpin Oki bersama Direktur Strategi, Portfolio, dan Pengembangan Usaha Pertamina Emma Sri Martini melakukan pertemuan dengan sejumlah pemangku kepentingan sektor energi Aljazair pada 21 Oktober 2026.

    Perusahaan bertemu dengan Presiden sekaligus Kepala Komite Manajemen ALNAFT Abdelkader Cherfaoui. Pembahasan mencakup keberlanjutan operasi Blok 405A, koordinasi pelaksanaan program kerja, serta peluang pengembangan portofolio bisnis Pertamina di Aljazair.

    Delegasi juga bertemu dengan Menteri Hidrokarbon dan Pertambangan Aljazair Mohamed Arkab untuk membahas dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan kerja sama energi, dinamika pasar energi global, dan peluang kolaborasi kedua negara.

    Selanjutnya, Pertamina menggelar pertemuan dengan Chairman sekaligus CEO perusahaan minyak dan gas nasional Aljazair, Sonatrach, Nour Eddine Daoudi. 

    Kedua pihak membahas penguatan kerja sama hulu migas, kelancaran pasokan minyak mentah ke Indonesia, serta penjajakan peluang kerja sama baru yang dapat melengkapi kemitraan yang telah berjalan.

    Oki menambahkan, hubungan Indonesia dan Aljazair yang telah terjalin sejak era Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika menjadi landasan untuk memperkuat kemitraan energi jangka panjang kedua negara.

    Adapun, Pertamina juga mengunjungi kantor PT Pertamina Algeria EP (PAEP) untuk meninjau kinerja operasional, perkembangan kegiatan lapangan, serta tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan aset migas di Aljazair.

    PAEP memiliki peran penting dalam menjaga kinerja operasi Blok 405A, mengoptimalkan potensi produksi, serta meningkatkan kontribusi aset internasional Pertamina terhadap pasokan energi nasional.

    "Pertamina Internasional EP (PIEP) bersama PAEP berkomitmen menjaga kinerja operasi Blok 405A agar tetap unggul dan berkelanjutan, serta terus mewujudkan semangat Bring the Barrel Home untuk mendukung ketahanan energi nasional," ujar Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha.

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

    Komentar
    Additional JS