Launching Kampung Tangguh Semeru, Emak-emak Kota Malang Belajar Pemulasaraan Jenazah Covid-19 | Malang Post Online
Launching Kampung Tangguh Semeru, Emak-emak Kota Malang Belajar Pemulasaraan Jenazah Covid-19 | Malang Post Online
- 09-06-2020 / 17:14 WIB
- Kategori:Malang

Malangpostonline.com, MALANG - Empat orang emak-emak asal Jalan Sumpil 2, Kecamatan Blimbing, Kota Malang melakukan simulasi pemulasaraan jenazah Covid-19, Selasa (9/6). Mereka melakukan perawatan jenazah mulai penyemprotan disinfektan hingga jenazah dikebumikan.
"Ketika melakukan simulasi, emak-emak tersebut menggunakan APD lengkap. Serta, melakukan proses perawatan pemulasaraan jenazah menggunakan protokol kesehatan," terang Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni.
Sebelumnya, lanjut dia, emak-emak tersebut mendapat pelatihan langsung dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Purwodadi dan Kasat Intelkam Polresta Malang Kota, Kompol Sutiono.
"Polisi yang memiliki pengalaman pernah melakukan pemulasaraan jenazah Covid-19 terjun langsung untuk memberikan pelatihan. Kemudian, hari ini dipraktekkan saat launching Kampung Tangguh Semeru," imbuh dia.
Ia menilai, emak-emak di kawasan tersebut siap melakukan pemulasaraan jenazah secara mandiri jika meang ada warganya yang terpapar virus Covid-19 dan meninggal dunia.
"Jika terjadi sesuatu, mereka sudah siap. Dengan menerapkan protokol kesehatan hingga ke pemakaman," ujar perempuan yang akrab disapa Uti itu.
Selain praktek pemulasaraan jenazah dan launching Kampung Tangguh Semeru di kawasan Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Polresta Malang Kota juga meresmikan Satgas Covid-19 di Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
"Satgas ini dibentuk untuk meminimalisir penyebaran covid-19. Serta, mereka juga bergerak memberikan edukasi kepada warga," sambung dia.
Satgas tersebut juga dibentuk untuk menjaga warga dari penyebaran virus covid-19. Sebab, di kawasan tersebut terdapat banyak mahasiswa dan warga yang berasal dari luar kota yang kost disana.
"Mereka juga bertugas untuk menerapkan protokol kesehatan. Seperti melakukan penyemprotan disinfektan setiap satu minggu sekali, mencegah kerumunan warga dan tetap menjaga physical distancing dalam kegiatan apapun," pungkas dia. (tea/bua)
PENTING! Baca Ini: